Iman: Perbedaan revisi

2.019 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
 
Para [[imam]] dan [[ulama]] telah mendefinisikan istilah iman ini, antara lain, seperti diucapkan oleh Imam [[Ali bin Abi Talib]]: "Iman itu ucapan dengan lidah dan kepercayaan yang benar dengan hati dan perbuatan dengan anggota." [[Aisyah]] r.a. berkata: "Iman kepada Allah itu mengakui dengan lisan dan membenarkan dengan hati dan mengerjakan dengan anggota." Imam [[al-Ghazali]] menguraikan makna iman: "Pengakuan dengan lidah (lisan) membenarkan pengakuan itu dengan hati dan mengamalkannya dengan rukun-rukun (anggota-anggota)."
 
'''RUKUN IMAN'''
 
agama islam mempunyai beberapa rukun iman, yaitu orang muslim harus yakin kepada hal-hal dibawah ini sebagai sarat sahnya menjadi orang yang beriman di dalam agama islam. rukun iman ada 6 macam :
# yakin kepada Allah
# yakin kepada malaikat Allah
# yakin kepada kitab-kitab Allah
# yakin kepada Rasul ( utusan ) Allah
# yakin kepada hari ahir ( hari kiamat )
# yakin terhadap qada' dan qadar Allah ( ketentuan dan ketetapan )
penjelasan :
# umat muslim harus benar-benar yakin adanya Allah swt. dengan yakin, maka sudah memenuhi sarat menjadi orang islam yang beriman
# umat islam juga yakin kepada adanya malaikat allah yang mencatat segala amal perbuatan manusia di dunia untuk nantinya sebagai penentuan apakah akan di masukkan kedalam neraka atau di surga
# umat islam harus yakin bahwa kitab yang diturunkan merupakan benar-benar murni dari Allah swt yang melalui perantaraan malaikat Jibril dan disampaikan kepada seluruh manusia oleh Nabi Muhammad saw.
# umat islam harus yakin terhadap Utusan-utusan Allah swt. di dunia ini yang menyampaikan kebenaran. seperti yakin bahwa Nabi Ibrahim, Nabi Isa, nabi Musa, Nabi Muhammad, dll merupakan utusan-utusan Allah swt
# umat islam harus yakin bahwa di kemudian hari akan datang hari kiamat yang akan menghancurkan jagad raya ini.
# umat islam harus yakin terhadap ketentuan dan ketetapan Allah swt. bahwa Allah swt mempunyai ketentuan-ketentuan terhadap manusia dan juga mempunyai ketetapan-ketetapan terhadap manusia. seperti di tentukannya menjadi orang yang berada sejak lahirnya dan di tetapkannya ajalnya. namun semua itu akan ditentukan setelah manusia berusaha untuk merubah dirinya. contoh : putra ingin menjadi orang yang kaya. maka putra harus bekerja keras . setelah bekerja keras, maka Allah swt akan menentukan nasibnya apakah menjadi orang yang kaya atau orang yang miskin, dan Allah swt telah menetapkan bagi alam ini sebuah ketetapan misalnya : ditetapkannya perjalanan angin , di tetapkannya waktu badai, waktu hujan, dll
 
=== Tingkatan iman ===
5

suntingan