Tarekat religius Katolik: Perbedaan revisi

50 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
Penambahan kongen
(Penambahan kongen)
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Semua institusi kaum selibat disebut sebagai tarekat/ordo religius, meskipun pada kenyataannya ada perbedaan-perbedaan di antara para ordo dan kongregasi. Tarekat/ordo yang paling dikenal termasuk di antaranya: [[Yesuit]], [[Benediktin]], [[Trapis]], [[Fransiskan]], [[Dominikan]], [[Karmelit]], [[Agustinian]], semuanya bagi laki-laki. Sedangkan untuk yang wanita adalah: [[Karmelit]], [[Benediktin]], Klara Miskin, Dominikan Sekunder, dan Biarawati-biarawati Visitasi konggregrasi yang baru muncul pada abad ke-16.
 
Institusi kontemplatif ditujukan bagi ibadah dan pelayanan Ilahi di dalam lingkup komunitas mereka masing-masing. Hal ini dicapai melalui doa-doa, praktik penitensi, dan macam-macam aktivitas spiritual dan kegiatan mandiri lainnya. Di Indonesia mereka disebut sebagai kaum rubiah. Contoh kaum rubiah ini misalnya: kaum Trapis dan Kartusian (di Indonesia tidakterdapat adadi Larantuka, dikenal sebagai kaum Trapis Lamanabi), [[Karmelit]] dan Klara Miskin.
Kontemplatif adalah ordo/tarekat atau kongregasi dalam [[Gereja Katolik Roma]] yang mengutamakan segi kehidupan religius semacam ini disebut ordo atau kongregasi kontemplatif. Selain itu di dalam Gereja Katolik Roma dikenal juga kongregasi yang menekankan hidup aktif dimasyarkat seperti sekolahan (SDB = Salesian Don Bosco, Ursuline= OSU Ordo Sanctae Ursulae), rumah sakit (Ordo Sanctae Clarae, Ordo Sancti Francisci Pauperes Clarissa = OSCI), dll
 
Pengguna anonim