Skadron Udara 12: Perbedaan revisi

98 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
 
==Sejarah==
Tercatat beberapa kali Skadron Udara 12 mengalami perpindahanperubahan ''Home Base'' (pangkalan) dan pesawat. Pada tahun 1963 Skadron Udara 12 pernah bertugas di Lanud Kemayoran dengan pesawat Mig [[MiG-19]] dan [[MiG-21]]. Karena perubahan haluan politik Indonesia dari Rusia[[Pakta Warsawa|Blok Timur]] ke Amerika[[NATO|Blok Barat]], utamanya SerikatAS, maka semua pesawat buatan Rusia[[Uni Soviet]] terpaksa di grounded akibat ketiadaan suku cadang sehingga menyebabkan Skadron Udara 12 dibekukan untuk sementara.
 
Kemudian pada awal tahun 1980 blokskuadron baratini memberidiaktifkan kesempatan pada Indonesia untuk mengisi kekosongan selama bertahun-tahunkembali dengan datangnya pesawat [[A -4 Skyhawk]] yang dibeli secara rahasia dari Angkatan Udara Israel dan ber-Home Baseberpangkalan di Lanud Iswahjudi Madiun. A-4 Skyhawk yang dimiliki TNI Angkatan Udara merupakan pesawat handal Battle Proven karena pernah dipakai dalam pertempuran[[Perang Enam Hari|perang limaenam hari antara Israel melawan Negara-Negara Arab]]. Pada tahun 1983 Skadron Udara 12 dipindahkan ke Kota Pekanbaru Riau melalui “Ops Boyong” untuk mengisi kekosongan pertahanan negara di Wilayah Udara Sumatera sehingga tanggal [[2 Mei]] [[1983]] dicatat sebagai hari jadi Skadron Udara 12.
 
== Referensi ==
1.092

suntingan