Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat: Perbedaan revisi

 
== Kelompok Studi Islam Asy-Syifa ==
Bismillahirrahmanirrahim,Kelompok denganStudi menyebutIslam namaAsy-Syifa Allah.merupakan salah satu organisasi tertua di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Dengan memahami secara cerdas hakikat Islam sebagai “way of live”. Dengan memperhatikan kemaslahatan dan kemafsadatan dalam setiap pergerakan untuk memperjuangkan kebenaran. Dengan berkaca pada kondisi umat saat ini. Maka dalam lingkup kampus, visi yang akan kami emban (insya Allah) adalah:
[[http://ksiasysyifa.wordpress.com/about/]]
[[https://si0.twimg.com/profile_images/2555206937/LAMBANG_KSI.png]]
KSI ASY-SYIFA "Rumah Kita"
Bismillahirrahmanirrahim, dengan menyebut nama Allah. Dengan memahami secara cerdas hakikat Islam sebagai “way of live”. Dengan memperhatikan kemaslahatan dan kemafsadatan dalam setiap pergerakan untuk memperjuangkan kebenaran. Dengan berkaca pada kondisi umat saat ini. Maka dalam lingkup kampus, visi yang akan kami emban (insya Allah) adalah:
“Membentuk civitas akademika yang berkarakteristik intelektualitas dan profesionalitas, memiliki komitmen yang kokoh terhadap Islam, dan mengoptimalkan peran individunya dalam upaya mencapai kebangkitan Islam, tanpa melupakan nilai-nilai Islam yang telah digariskan Allah”
 
Secara lebih khusus, tujuan gerak dakwah jama’ah KSI-A ini rencananya:
 
1. Terbentuknya barisan pendukung dan penggerak dakwah kampus yang terlatih untuk menjalankan amanah dakwah di kampus yang berkesinambungan (continue/regenerasi)
 
2. Meningkatkan pemikiran yang Islami di lingkungan kampus (per jurusan) serta memenangkan ide Islam sebagai sebuah kebiasaan, sehingga akan terbentuk lingkungan yang kondusif bagi perkembangan Islam.
3. Turut serta memberikan solusi terhadap permasalahan di dalam maupun luar kampus.
 
4. Timbulnya kesadaran akan pentingnya keilmuan dikalangan aktivis dakwah dan civitas akademika.
3. Turut serta memberikan solusi terhadap permasalahan di dalam maupun luar kampus.
5. Lahirnya sarjana/lulusan yang komit terhadap Islam untuk seterusnya mengisi berbagai bidang dalam lingkup masyarakat yang lebih luas.
 
6. Diterimanya Islam sebagai ‘satu-satunya’ ideologi yang menyeluruh dan paripurna, dan tidak ada ideologi lain yang lebih tinggi darinya.
4. Timbulnya kesadaran akan pentingnya keilmuan dikalangan aktivis dakwah dan civitas akademika.
7. Terdapat korelasi antara kegiatan dakwah yang bersifat umum (memberikan paradigma dan pembentukan pribadi Islam kepada objek dakwah) dengan kaderisasi pemegang tongkat estafet (menyambung jejak) dakwah.
 
5. Lahirnya sarjana/lulusan yang komit terhadap Islam untuk seterusnya mengisi berbagai bidang dalam lingkup masyarakat yang lebih luas.
 
6. Diterimanya Islam sebagai ‘satu-satunya’ ideologi yang menyeluruh dan paripurna, dan tidak ada ideologi lain yang lebih tinggi darinya.
 
7. Terdapat korelasi antara kegiatan dakwah yang bersifat umum (memberikan paradigma dan pembentukan pribadi Islam kepada objek dakwah) dengan kaderisasi pemegang tongkat estafet (menyambung jejak) dakwah.
 
Platform Perjuangan
maka platformnya perjuangannya yang sistematis (insya Allah) sebagai berikut:
 
1. Melakukan aktivitas pelayanan yang sesuai kebutuhan dan problematika civitas akademika
 
2. Melakukan gerakan pembinaan keislaman melalui lembaga formal kampus maupun informal luar kampus
3. Melibatkan seluruh civitas akademika dalam pelayanan dan penyadaran keislaman sehingga terbentuk konsep “kepemilikan” dalam setiap individu kampus.
 
4. Melakukan pengembangan SDM dan kaderisasi yang lebih terstruktur dalam tahapan, terkontrol dari segi pembinaan dan terintegrasi dari sisi materi.
3. Melibatkan seluruh civitas akademika dalam pelayanan dan penyadaran keislaman sehingga terbentuk konsep “kepemilikan” dalam setiap individu kampus.
5. Menjalin koordinasi menuju kerjasama yang sinergis antara elemen pendukung dakwah atau kelompok dakwah di kampus
 
6. Mengefektifkan peran kampus yang merupakan bagian kecil dari kebangkitan daulah Islamiyah
4. Melakukan pengembangan SDM dan kaderisasi yang lebih terstruktur dalam tahapan, terkontrol dari segi pembinaan dan terintegrasi dari sisi materi.
 
5. Menjalin koordinasi menuju kerjasama yang sinergis antara elemen pendukung dakwah atau kelompok dakwah di kampus
 
6. Mengefektifkan peran kampus yang merupakan bagian kecil dari kebangkitan daulah Islamiyah
 
== Hippocampus ==
Pengguna anonim