Nieuw Amsterdam: Perbedaan revisi

3 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
clean up
k (Bot: Migrasi 30 pranala interwiki, karena telah disediakan oleh Wikidata pada item d:Q223308)
(clean up)
[[Berkas:DSCN3495 pearlstreet e.JPG|250px|right|thumb|Bangunan peninggalan Belanda dari awal [[abad ke-20]] di Pearl Street di daerah [[Manhattan]] sebelah bawah yang mengingatkan kehadiran awal orang Belanda di kota ini. Bangunan asli berasitektur New Amsterdam abad ke-17 telah punah dan hanya meninggalkan jejak-jejak arkeologi.]]
'''New Amsterdam/Amsterdam Baru''' ([[bahasa Belanda]]: ''Nieuw [[Amsterdam]]'') adalah nama dari daerah pemukiman berbenteng di koloni Provinsi [[Belanda Baru]] pada abad ke-17 yang selanjutnya menjadi [[New York City]]. Kota ini didirikan pada tahun [[1625]] oleh [[Perusahaan Hindia Barat Belanda]], terletak di ujung selatan pulau Manhattan yang strategis dan dimaksudkan untuk melindungi jalur masuk usaha perdagangan [[bulu]] yang dikuasai perusahaan tersebut di [[Lembah Hudson]]. New Amsterdam berkembang menjadi daerah pemukiman kolonial Belanda terbesar di Amerika Utara dan berada di kekuasaannya hingga tahun [[1664]], ketika jatuh untuk sementara waktu ke tangan [[Inggris]]. Belanda merebutnya kembali pada tahun [[1673]] dan menamakannya "Nieuw Oranje" ([[bahasa Inggris]]: "New Orange"), tetapi tak lama kemudian menyerahkannya kembali secara permanen ke tangan Inggris pada tahun [[1674]]. Tahun didirikannya kota ini [[1625]] diperingati dalam [[:Berkas:Us-nycsl.png|Lambang Resmi Kota New York]] (sebelumnya tercantum tahun 1664, tahun pembentukannya oleh pihak Inggris).
 
''Lihat: [[Kolonisasi Belanda di Amerika]], [[Sejarah Kota New York]]''
Pada 1613 Hendrick Christiansz membangun sebuah pos perdagangan bulu binatang di hilir Manhattan, kira-kira tempat yang kemudian dibangun menjadi World Trade Center, dan dengan demikian menandai awal sejarah New York City sebagai tempat yang dihuni orang Eropa. Perlu dicatat pula bahwa di antara para pemukim itu terdapat [[Jan Rodrigues]] orang Afrika-Amerika pertama yang tinggal di New York.
 
Setahun kemudian [[Perusahaan Belanda Baru]] membangun di New York hilir yang kini menjadi kota Albany, sebuah benteng yang dinamai [[Fort Nassau]]. Sejak 1616 pun sudah ada pos perdagangan bulu yang kecil di tempat yang kini dikenal sebagai Kingston. Jadi, dari pos-pos perdagangan bulu Belanda inilah berkembang karakter perdagangan New York.
 
Pada satu setengah dekade pendudukan oleh koloni tersebut, pulau Manhattan hanya digunakan sementara oleh Belanda. Daerah itu hanya dibangun untuk perusahaan penghasil laba, dan bukan dimaksudkan untuk menanamkan kebudayaan Belanda. Tidaklah heran apabila kemudian daerah di sekitar muara [[Sungai Hudson]] amat tertinggal dibanding dengan daerah hutan pedalaman yang belum tereksplorasi namun kaya dengan hasil berang-berang, dimana perusahaan-perusahaan dagang dapat berhubungan langsung dengan pemburu [[Pribumi Amerika]] yang memasok mereka dengan bulu yang ditukar dengan barang-barang dagangan murah buatan Eropa secara [[barter]] dan [[wampum]], yang selanjutnya dibentuk menjadi koin di bawah pengawasan Belanda di [[Long Island]]
 
=== Pembentengan (1625) ===
Pada tahun [[1625]], adanya ancaman serangan dari penguasa koloni Eropa lainnya memaksa pimpinan dari Perusahaan Hindia Barat untuk membuat rancangan perlindungan daerah pintu masuk [[Sungai Hudson]], dan untuk mengumpulkan kegiatan pos perdagangan menjadi bagian dari [[benteng]] yang baru.
 
== Referensi ==
65.282

suntingan