Buka menu utama

Perubahan

39 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
clean up, removed: {{Link GA|no}}
Kata sifat ''{{unicode|saṃskṛta-}}'' berarti "berbudaya". Bahasa yang dirujuk sebagai ''{{unicode|saṃskṛtā vāk}}'' "bahasa yang berbudaya" secara definisi sudah selalu merupakan bahasa yang "tinggi", dipakai untuk keperluan agama dan keperluan ilmiah serta bertentangan dengan bahasa yang dipakai oleh [[rakyat jelata]]. Bahasa ini juga disebut ''deva-bhā{{Unicode|ṣ}}ā'' yang artinya adalah "bahasa Dewata". Tata bahasa Sanskerta tertua yang masih lestari ialah karangan [[Pāṇini|{{unicode|Pāṇini}}]] dan berjudulkan [[Ashtadhyayi|{{unicode|Aṣṭādhyāyī}}]] ("Tata Bahasa Delapan Bab") yang kurang lebih ditarikh berasal dari [[abad ke-5 SM]]. Tata bahasa ini terutama merupakan tata bahasa normatif atau preskriptif yang terutama mengatur cara pemakaian yang baku dan bukan deskriptif, meski tata bahasa ini juga memuat bagian-bagian deskriptif terutama mengenai bentuk-bentuk Weda yang sudah tidak dipakai lagi pada zaman Panini.
 
Bahasa Sanskerta termasuk cabang [[bahasa Indo-Arya|Indo-Arya]] dari [[rumpun]] bahasa [[bahasa Indo-Europa|Indo-Eropa]]. Bersama dengan bahasa [[Iran]], bahasa Sanskerta termasuk rumpun [[bahasa Indo-Iran]] dan dengan ini bagian dari kelompok '''[[Satem]]''' bahasa-bahasa Indo-Eropa, yang juga mencakup cabang [[Balto-Slavik]].
 
Ketika istilah bahasa Sanskerta muncul di India, bahasa ini tidaklah dipandang sebagai sebuah bahasa yang berbeda dari bahasa-bahasa lainnya, namun terutama sebagai bentuk halus atau berbudaya dalam berbicara. Pengetahuan akan bahasa Sanskerta merupakan sebuah penanda kelas sosial dan bahasa ini terutama diajarkan kepada anggota kasta-kasta tinggi, melalui analisis saksama para tatabahasawan Sanskerta seperti {{unicode|Pāṇini}}. Bahasa Sanskerta sebagai bahasa terpelajar di India berada di samping bahasa-bahasa Prakreta yang merupakan bahasa rakyat dan akhirnya berkembang menjadi bahasa-bahasa Indo-Arya modern ([[bahasa Hindi]], [[bahasa Assam]], [[bahasa Urdu]], [[bahasa Bengali|Bengali]] dan seterusnya). Kebanyakan [[bahasa Dravida]] dari India, meski merupakan bagian rumpun bahasa yang berbeda, mereka sangat dipengaruhi bahasa Sanskerta, terutama dalam bentuk kata-kata pinjaman. [[Bahasa Kannada]], [[bahasa Telugu|Telugu]] dan [[bahasa Malayalam|Malayalam]] memiliki jumlah kata serapan yang terbesar sementara [[bahasa Tamil]] memiliki yang terendah. Pengaruh bahasa Sanskerta pada bahasa-bahasa ini dikenali dengan wacana Tat Sama ("sama") dan Tat Bhava ("berakar"). Sementara itu bahasa Sanskerta sendiri juga mendapatkan pengaruh [[substratum]] bahasa Dravida sejak masa sangat awal.
{{utama|bahasa Weda}}
 
'''Bahasa Sanskerta Weda''' atau disingkat sebagai bahasa Weda adalah bahasa yang dipergunakan di dalam kitab suci [[Weda]], teks-teks suci awal dari [[India]]. Teks Weda yang paling awal yaitu [[Rgweda|Ṛgweda]], diperkirakan ditulis pada [[milennium ke-2 SM]], dan penggunaan bahasa Weda dilaksanakan sampai kurang lebih tahun [[500 SM]], ketika '''[[bahasa Sanskerta|bahasa Sanskerta Klasik]]''' yang dikodifikasikan [[Panini]] mulai muncul.
 
Bentuk Weda dari bahasa Sanskerta adalah sebuah turunan dekat bahasa [[Proto-Indo-Iran]], dan masih lumayan mirip (dengan selisih kurang lebih 1.500 tahun) dari [[bahasa Proto-Indo-Europa]], bentuk bahasa yang direkonstruksi dari semua [[bahasa Indo-Eropa]]. Bahasa Weda adalah bahasa tertua yang masih diketemukan dari cabang [[bahasa Indo-Iran]] dari [[rumpun bahasa]] Indo-Eropa. Bahasa ini masih sangat dekat dengan [[bahasa Avesta]], bahasa suci agama [[Zoroastrianisme]]. Kekerabatan antara bahasa Sanskerta dengan bahasa-bahasa yang lebih mutakhir dari Eropa seperti [[bahasa Yunani]], [[bahasa Latin]] dan [[bahasa Inggris]] bisa dilihat dalam kata-kata berikut: Ing. ''mother'' /Skt. मतृ ''{{IPA|matṛ}}'' atau Ing. ''father'' /Skt. पितृ ''{{IPA|pitṛ}}''.
 
==== Skema dasar tasrifan (deklensi) sufiks untuk kata-kata benda dan sifat ====
Skema dasar tasrifan bahasa Sanskerta untuk kata-kata benda dan sifat disajikan di bawah ini. Skema ini berlaku untuk sebagian besar kata-kata.
 
{|class="wikitable"
 
{{DEFAULTSORT:Sanskerta, Bahasa}}
 
[[Kategori:Bahasa Indo-Arya]]
[[Kategori:Bahasa Sanskerta|*]]
{{Link FA|vi}}
{{Link GA|lt}}
{{Link GA|no}}
65.219

suntingan