Buka menu utama

Perubahan

8 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
clean up, removed: {{Link GA|zh}}
'''Protein''' (asal kata ''protos'' dari [[bahasa Yunani]] yang berarti "yang paling utama") adalah [[senyawa organik]] kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan [[polimer]] dari [[monomer]]-[[monomer]] [[asam amino]] yang dihubungkan satu sama lain dengan [[ikatan peptida]]. Molekul protein mengandung [[karbon]], [[hidrogen]], [[oksigen]], [[nitrogen]] dan kadang kala [[sulfur]] serta [[fosfor]]. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua [[sel]] makhluk hidup dan [[virus]].
 
Kebanyakan protein merupakan [[enzim]] atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi [[sitoskeleton]]. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai [[antibodi]], sistem kendali dalam bentuk [[hormon]], sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai salah satu sumber [[gizi]], protein berperan sebagai sumber [[asam amino]] bagi [[organisme]] yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).
 
Protein merupakan salah satu dari [[biomolekul]] raksasa, selain [[polisakarida]], [[lipid]], dan [[polinukleotida]], yang merupakan penyusun utama [[makhluk hidup]]. Selain itu, protein merupakan salah satu [[molekul]] yang paling banyak diteliti dalam biokimia. Protein ditemukan oleh [[Jöns Jakob Berzelius]] pada tahun [[1838]].
Struktur primer protein bisa ditentukan dengan beberapa metode: (1) hidrolisis protein dengan asam kuat (misalnya, 6N HCl) dan kemudian komposisi asam amino ditentukan dengan instrumen ''amino acid analyzer'', (2) analisis sekuens dari ujung-N dengan menggunakan degradasi [[Edman]], (3) kombinasi dari digesti dengan tripsin dan spektrometri massa, dan (4) penentuan massa molekular dengan [[spektrometri massa]].
Struktur sekunder bisa ditentukan dengan menggunakan spektroskopi ''circular dichroism'' (CD) dan ''Fourier Transform Infra Red'' ([[FTIR]]).<ref>Pribic R, Stokkum van IH, Chapman D, Haris PI, Bloemendal M. 1993. Protein secondary structure from Fourier transform infrared and/or circular dichroism spectra. ''Anal Biochem'' 214(2):366-78.</ref> Spektrum CD dari puntiran-alfa menunjukkan dua absorbans negatif pada 208 dan 220 &nbsp;nm dan lempeng-beta menunjukkan satu puncak negatif sekitar 210-216 &nbsp;nm. Estimasi dari komposisi struktur sekunder dari protein bisa dikalkulasi dari spektrum CD. Pada spektrum FTIR, pita amida-I dari puntiran-alfa berbeda dibandingkan dengan pita amida-I dari lempeng-beta. Jadi, komposisi struktur sekunder dari protein juga bisa diestimasi dari spektrum inframerah.
 
Struktur protein lainnya yang juga dikenal adalah ''domain''. Struktur ini terdiri dari 40-350 asam amino. Protein sederhana umumnya hanya memiliki satu ''domain''. Pada protein yang lebih kompleks, ada beberapa ''domain'' yang terlibat di dalamnya. Hubungan rantai polipeptida yang berperan di dalamnya akan menimbulkan sebuah fungsi baru berbeda dengan komponen penyusunnya. Bila struktur ''domain'' pada struktur kompleks ini berpisah, maka fungsi biologis masing-masing komponen domain penyusunnya tidak hilang. Inilah yang membedakan struktur ''domain'' dengan struktur kuartener. Pada struktur kuartener, setelah struktur kompleksnya berpisah, protein tersebut tidak fungsional.
 
== Akibat Kekurangan Protein ==
Protein sendiri mempunyai banyak sekali fungsi di tubuh kita. Pada dasarnya protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh, proses kekebalan tubuh. Setiap orang dewasa harus sedikitnya mengonsumsi 1 g protein per kg berat tubuhnya. Kebutuhan akan protein bertambah pada perempuan yang mengandung dan atlet-atlet.
 
Kekurangan Protein bisa berakibat fatal:
:''Artikel utama: [[Proteinbiosynthese]]''
 
Dari makanan kita memperoleh Protein. Di sistem pencernaan protein akan diuraikan menjadi [[peptid]] [[peptid]] yang strukturnya lebih sederhana terdiri dari asam amino. Hal ini dilakukan dengan bantuan [[enzim]]. Tubuh manusia memerlukan 9 [[asam amino]]. Artinya kesembilan asam amino ini tidak dapat disintesa sendiri oleh tubuh ''esensiil'', sedangkan sebagian asam amino dapat disintesa sendiri atau ''tidak esensiil'' oleh tubuh. Keseluruhan berjumlah 21 asam amino. Setelah penyerapan di usus maka akan diberikan ke darah. Darah membawa asam amino itu ke setiap sel tubuh. Kode untuk asam amino tidak esensiil dapat disintesa oleh [[DNA]]. Ini disebut dengan DNA[[transkripsi]]. Kemudian karena hasil transkripsi di proses lebih lanjut di [[ribosom]] atau [[retikulum endoplasma]], disebut sebagai [[translasi]].
 
=== Sumber dari Protein ===
{{Link GA|en}}
{{Link GA|uk}}
{{Link GA|zh}}
64.634

suntingan