Attila: Perbedaan revisi

25 bita dihapus ,  6 tahun yang lalu
clean up, removed: {{Link FA|es}}, {{Link FA|fr}}
(clean up, removed: {{Link FA|es}}, {{Link FA|fr}})
{{terjemah|malaysia}}
[[Berkas:Checa-HunCharge.jpg|right|thumb|300px|Orang-orang [[Hun]], diketuai oleh Attila (kanan, depan), menunggang masuk ke [[Italia]].]]
'''Attila sang Hun''' ([[bahasa Islandia]] ''Atle, Atli''; [[bahasa Jerman]] ''Etzel''; sekitar [[406]]–[[453]]) adalah raja Hun terakhir dan paling berkuasa di [[Eropa]]. Dia memerintah kekaisaran terbesar di Eropa masa itu, sejak tahun [[434 Masehi]] hingga kematiannya. Kekaisarannya membentang dari [[Eropa Tengah]] ke [[Laut Hitam]] dan dari [[Sungai Danube]] ke [[Laut Baltik]].
 
Semasa pemerintahannya dia merupakan musuh terbesar bagi [[Kekaisaran Romawi Timur]] dan [[Kekaisaran Romawi Barat|Barat]]: dia menyerang Balkan sebanyak dua kali dan mengepung [[Konstantinopel]] dalam penyerangan kedua. Dia bergerak melalui Prancis hingga [[Orleans]] sebelum dipukul mundur dalam [[Pertempuran Chalons]]; dan dia mengusir maharaja barat [[Valentinian III]] dari ibukotanya di [[Ravenna]] pada tahun 452 Masehi.{{fact}}
Kekaisaran Hun meliputi padang-padang rumput Asia Tengah sampai ke Jerman sekarang ini, dan dari sungai Danube sampai Laut Baltik. Menjelang 432, Bangsa Hun bersatu di bawah Rua.{{fact}} Pada tahun 434 Rua meninggal, mewariskan kekuasaannya pada Attila dan Bleda, putra dari saudara lelakinya Mundzuk untuk memimpin suku Hun. Ketika pengangkatan mereka, suku Hun sedang berunding dengan wakil Roma yaitu Theodosius II mengenai pemulangan beberapa suku yang mengungsi dan mencari perlindungan di kekaisaran Romawi Byzantine.{{fact}}
 
Pada tahun berikutnya, Attila dan Bleda bertemu dengan wakil kekaisaran Romawi di Margus (sekarang Požarevac) dan mereka duduk di atas kuda masing-masing sebagaimana adat suku Hun, dan akhirnya mereka berhasil mencapai kesepakatan. Pihak Romawi setuju untuk memulangkan kaum pelarian (yang merupakan bantuan diperlukan bagi menentang Vandals), tetapi juga menerima upeti 350 pound emas(sekitar. 114.5  kg), membuka pasar mereka kepada pedagang Hun, dan membayar tebusan 8 Shilling bagi setiap orang Romawi tahanan perang yang ada pada pihak Hun. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut,suku Hun kemudian meninggalkan kekaisaran Romawi dan bergerak ketengah benua,kemungkinannya untuk memperkuat kekuasaan mereka. Theodosius menggunakan peluang ini bagi memperkuat dinding Constantinopel, dan memperkuat pertahanan perbatasan sepanjang Danube.
 
Kesepakatan dengan Kekaisaran Romawi ini cukup memuaskan pihak Hun, selanjutnya raja-raja Hun mundur ke wilayah kekaisaran mereka. Menurut Jordanes (menurut Priscus), tidak lama pada masa damai selepas mundurnya Hun dari daerah Byzantium (kemungkinannya sekitar 445), Bleda mmeninggal diketahui dibunuh oleh Attila, dan Attila menduduki takhta seorang diri.{{fact}} Terdapat perdebatan dikalangan sejarawan mengenai apakah Attila membunuh saudaranya, atau apakah Bleda meninggal disebabkan hal lain. Dalam kasus lain, Attila sekarang merupakan ketua yang tidak diperdebatkan oleh suku Hun, dan sekali lagi memberi perhatiannya kepada bagian Timur kekaisarannya.{{fact}}
* [[Patrick Gallagher]] berperan sebagai Attila dalam film [[Night at the Museum]] 2006.
* [[McFarlane Toys]] telah mengeluarkan action figure Attila pada Juni 2004, dalam serial "McFarlane's Monsters III: 6 Faces of Madness" dan dikhususkan untuk kolektor dewasa.
 
{{bio-stub}}
 
{{Commonscat|Attila the Hun}}
[[Kategori:Kematian 453]]
[[Kategori:Tokoh kuno]]
 
 
{{bio-stub}}
 
{{Link FA|bg}}
{{Link FA|es}}
{{Link FA|fr}}
{{Link GA|ja}}
65.282

suntingan