Buka menu utama

Perubahan

13 bita dihapus, 4 tahun yang lalu
clean up, replaced: Rujukan → Referensi, removed: {{Link FA|de}}
{{Infobox monarch
| name =Theodosius I
| full name =Flavius Theodosius (dari lahir sampai bertahta); </br />Flavius Theodosius Augustus (sebagai kaisar)
| title =[[Kaisar Romawi|Kaisar ke-67]] dari [[Kekaisaran Romawi]]
| image = Disco o Missorium Teodosio MPLdC.jpg
 
== Karya Terbesar ==
Theodosius adalah seorang yang dididik dalam ajaran Kekristenan yang ortodoks sehingga ia sangat membela keputusan ajaran [[Konsili Nicea]].<ref name="Wellem"/> Pertikaian [[Arianisme]] yang belum diselesaikan dengan tuntas oleh Konstantinus dan pengganti-penggantinya kini diselesaikan oleh Theodosius.<ref name="Wellem"/> Untuk menyelesaikan pertikaian [[Arius]], Theodosius menghimpun sebuah konsili umum yang bersidang pada tahun 381 yang dinamakan [[Konsili Konstantinopel]].<ref name="Wellem"/> Kaisar memberi hak-hak istimewa kepada agama negara serta mengeluarkan peraturan yang melarang semua [[bidat]] (aliran sesat) dan perpecahan gereja.<ref name="Wellem"/><ref name="Berkof">{{id}}Hendrikus Berkhof dan I. H. Enklaar., Sejarah gereja, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009, Hal. 50</ref> Theodosius Agung meneruskan penyempurnaan Konstantinus dengan membuat peraturan seluruh penduduk kekaisaran untuk memeluk iman [[Katolik]] dari Gereja resmi sesuai dengan ajaran uskup Roma dan Alexandria.<ref name="Berkof"/>
 
Sikap Theodosius terhadap memang menentang aliran sesat, oleh karena itu ia melarang aliran-aliran sesat, namun tidak menghancurkan kuil-kuilnya.<ref name="Wellem"/><ref name="today"/> Penghancuran justru dilakukan oleh rahib-rahib yang fanatik menentang aliran sesat itu.<ref name="Wellem"/><ref name="Berkof"/>
Ambrosius menulis surat teguran yang sangat keras supaya Theodosius meniru Raja [[Daud]] yang bertobat dan kembali kepada jalan Allah tanpa kekerasan.<ref name="Wellem"/> Karena pertobatan Theodosius, hubungan keduanya menjadi baik kembali, Uskup Ambrosius tinggal di [[Roma]] hingga tahun meninggalnya Theodosius 395.<ref name="Wellem"/> Agama Kristen disahkan menjadi agama negara, walaupun motivasinya sangat politis.<ref name="Wellem"/><ref name="today"/> Theodosius juga melakukan perdamaian dengan suku Goth yang selama ini memusuhi kekaisaran dengan cara menyuap mereka, membebaskan pajak dan melakukan penyerahan lahan, serta pekerjaan dalam pasukan bersenjata.<ref name="Man">{{id}}John Man., Attila: The Barbarian King Who Challenged Rome, Jakarta: Pustaka Alvabet, 2005, Hal. 136</ref> Banyak orang Kristen baru, para pejabat gereja mendapatkan hak-hak istimewa, namun hal itu justru menjadikan mutu iman orang Kristen menurun.<ref name="Wellem"/>
 
Sesudah Theodosius mangkat pada tahn 395, kekaisaran itu pecah menjadi dua bagian, Timur dan Barat.<ref name="Berkof"/> Bagian Barat menjadi sasaran suku bangsa [[Jerman]] sampai pada akhirnya tahun 486 negara Romawi runtuh dan pecah sama sekali.<ref name="Berkoftoday"/><ref name="todayBerkof"/>
 
== Referensi ==
 
== Rujukan ==
{{reflist}}
 
 
{{Commons|Theodosius I}}
 
{{Kaisar Romawi}}
 
{{romawi-bio-stub}}
{{lifetime|347|395}}
 
[[Kategori:Kaisar Romawi]]
 
 
{{Link FA|de}}
{{romawi-bio-stub}}
64.634

suntingan