Sandi Caesar: Perbedaan revisi

19 bita dihapus ,  6 tahun yang lalu
clean up, removed: {{Link FA|en}}
k (←Suntingan 114.79.52.113 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh EmausBot)
(clean up, removed: {{Link FA|en}})
[[Berkas:Caesar3.svg|right|thumbnail|320px|Sandi Caesar mengganti setiap huruf di teks terang (''plaintext'') dengan huruf yang berselisih angka tertentu dalam alfabet. Contoh ini menggunakan geseran tiga, sehingga huruf <tt>B</tt> di ''plaintext'' menjadi <tt>E</tt> di teks tersandi (''ciphertext'').]]
Dalam [[kriptografi]], '''sandi Caesar''', atau '''sandi geser''', '''kode Caesar''' atau '''Geseran Caesar''' adalah salah satu teknik [[enkripsi]] paling sederhana dan paling terkenal. [[Sandi]] ini termasuk [[sandi substitusi]] dimana setiap huruf pada [[teks terang]] (''plaintext'') digantikan oleh huruf lain yang memiliki selisih posisi tertentu dalam [[alfabet]]. Misalnya, jika menggunakan geseran 3, <tt>W</tt> akan menjadi <tt>Z</tt>, <tt>I</tt> menjadi <tt>L</tt>, dan <tt>K</tt> menjadi <tt>N</tt> sehingga teks terang "wiki" akan menjadi "ZLNL" pada [[teks tersandi]]. Nama ''Caesar'' diambil dari [[Julius Caesar]], [[jenderal]], [[konsul Romawi|konsul]], dan [[diktator Romawi|diktator]] [[Republik Roma|Romawi]] yang menggunakan sandi ini untuk berkomunikasi dengan para [[panglima]]nya.
 
Langkah enkripsi oleh sandi Caesar sering dijadikan bagian dari penyandian yang lebih rumit, seperti [[sandi Vigenère]], dan masih memiliki aplikasi modern pada sistem [[ROT13]]. Pada saat ini, seperti halnya sandi substitusi alfabet tunggal lainnya, sandi Caesar dapat dengan mudah dipecahkan dan praktis tidak memberikan kerahasiaan bagi pemakainya.
: <math>E_n(x) = (x + n) \mod {26}.</math>
 
Sedangkan pada proses pemecahan kode ([[dekripsi]]), hasil dekripsi (<math>D_n</math>) adalah
 
: <math>D_n(x) = (x - n) \mod {26}.</math>
 
== Sejarah dan Penggunaan ==
[[Berkas:Gaius_Julius_Caesar_Gaius Julius Caesar (100-44_BC44 BC).JPG|thumbnail|[[Julius Caesar]] menggunakan sandi ini dengan geseran tiga ke kiri.]]
Nama Sandi Caesar diambil dari [[Julius Caesar]], yang menurut buku [[Suetonius]] ''[[Kehidupan Duabelas Caesar]]'', menggunakan sandi ini dengan geseran tiga, untuk mengirim pesan yang mengandung rahasia atau taktik militer.
:''Jika ia memiliki suatu rahasia yang akan disampaikan, ia menuliskannya dalam sandi, dengan mengganti urutan abjad, sehingga tak satu kata pun dapat dimengerti. Jika ada yang ingin membaca pesan-pesan ini, ia harus mengganti huruf keempat dalam alfabet, yaitu D, untuk A, dan seterusnya untuk huruf-huruf lain. - Suetonius, [[Kehidupan Julius Caesar]] 56<ref>[http://www.fordham.edu/halsall/ancient/suetonius-julius.html Ancient History Sourcebook: Suetonius -- Universitas Fordham]</ref>
Masih belum diketahui seberapa efektif sandi Caesar pada waktu itu, namun kemungkinan besar sandi tersebut cukup aman, karena amat sedikit dari musuh Caesar yang [[tulis baca|dapat membaca]], apalagi yang dapat [[kriptoanalisis|memecahkan sandi]]. Tidak ada catatan mengenai ditemukannya solusi untuk memecahkan sandi Caesar pada zaman itu. Catatan tertua mengenai pemecahan sandi ''[[substitusi monoalfabetik]]'' seperti sandi Caesar adalah pada abad ke-9, oleh kebudayaan [[Bangsa Arab|Arab]] [[Muslim]] yang menemukan [[analisis frekuensi]].
 
Juga diketahui bahwa sejenis sandi Caesar juga pernah digunakan sebelum masa Caesar. Sandi Caesar dengan geseran satu diklaim telah ditemukan di belakang [[Hezuzah]]. <ref>Alexander Poltorak [http://www.chabad.org/library/article.asp?AID=312102 The Mysterious Name]</ref>
 
Pada abad ke-19, iklan pribadi di surat-surat kabar kadang-kadang dituliskan dengan sandi Caesar. [[David Kahn]] (1967) menuliskan beberapa pasangan kekasih berkomunikasi secara rahasia dengan sandi Caesar melalui iklan di ''[[The Times]]''. Bahkan pada [[Perang Dunia I]], Tentara [[Kekaisaran Rusia]] menggunakan sandi Caesar, karena banyak tentara yang tidak mampu menggunakan metode sandi yang lebih maju; akibatnya para [[kriptoanalis]] [[Kekaisaran Jerman|Jerman]] dan [[Austria-Hungaria|Austria]] dapat memecahkan sandi-sandi tentara Rusia dengan mudah.
Pada akhir abad ke-16 ditemukan [[sandi Vigenère]] yang merupakan pengembangan lebih lanjut daripada sandi Caesar. Sandi Vigenère menggunakan sandi Caesar dengan bilangan geseran yang berbeda tiap hurufnya, sesuai dengan sebuah kata kunci. Berbeda dengan sandi Caesar yang dapat dipecahkan melalui [[analisis frekuensi]] sederhana, Sandi Vigenère pada saat itu terlihat sulit sekali dipecahkan. Sandi Vigenère dijuluki ''le chiffre indéchiffrable'' (sandi yang tak terpecahkan) hingga akhirnya dipecahkan pada abad ke-19 dengan cara analisis frekuensi lanjutan.
 
Pada [[April 2006]], seorang bos [[mafia]] buronan [[Bernardo Provenzano]] tertangkap di pulau [[Sisilia]]. Keberhasilan ini tak lepas dari keberhasilan pihak berwenang memecahkan sandi yang digunakan sang buronan. Provenzano menggunakan suatu variasi dari sandi Caesar. <ref>{{en}}[http://www.theregister.co.uk/2006/04/19/mafia_don_clueless_crypto/ "Mafia boss undone by clumsy crypto"] [[The Register]]</ref>
 
== Memecahkan sandi Caesar ==
 
{{Link FA|ca}}
{{Link FA|en}}
{{Link FA|pl}}
{{Link FA|pt}}
65.282

suntingan