Sistem bilangan desimal: Perbedaan antara revisi

50 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
menambahkan artikel
(Membalikkan revisi 8141421 oleh 180.247.129.205 (bicara))
(menambahkan artikel)
'''Sistem bilangan desimal/persepuluhan''' adalah [[sistem bilangan]] yang menggunakan 10 macam angka dari 0,1, sampai 9. Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0, 1 1, dan seterusnya (posisi di angka 9 diganti dengan angka 0, 1, 2, .. 9 lagi, tetapi angka di depannya dinaikkan menjadi 1). sistem bilangan desimal ditemukan oleh Al-Kashi,ilmuwan persia Sistem bilangan desimal sering dikenal sebagai sistem bilangan berbasis 10, karena tiap angka desimal menggunakan basis (radix) 10, seperti yang terlihat dalam contoh berikut:
 
: angka desimal 123 = 1*10<sup>2</sup> + 2*10<sup>1</sup> + 3*10<sup>0 </sup>
: angka atersebut bisa diartikan sebagai berikut
 
Berikut adalah tabel yang menampilkan sistem angka desimal (basis 10), [[sistem bilangan biner]] (basis 2), sistem bilangan/ angka [[oktal]] (basis 8), dan sistem angka [[heksadesimal]] (basis 16) yang merupakan dasar pengetahuan untuk mempelajari [[komputer]] digital. Bilangan oktal dibentuk dari bilangan biner-nya dengan mengelompokkan tiap 3 bit dari ujung kanan (LSB). Sementara bilangan heksadesimal juga dapat dibentuk dengan mudah dari angka biner-nya dengan mengelompokkan tiap 4 bit dari ujung kanan.
Pengguna anonim