Hari Nusantara: Perbedaan revisi

60 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
update
(Baru)
 
k (update)
'''Hari Nusantara''' merupakan perwujudan dari [[Deklarasi Djuanda]] yang dianggap sebagai [[Deklarasi Kemerdekaan Indonesia]] kedua. Melalui deklarasi tersebut, [[Indonesia]] merajut dan mempersatukan kembali wilayah dan lautannya yang luas, menyatu menjadi [[kesatuan]] yang utuh dan [[kedaulatan|berdaulat]].<ref name=":0">{{Web reference|url = http://www.technology-indonesia.com/component/content/article/108-oseanografi/608-harnus|title = Launching Hari Nusantara 2014|date = |author = Technology Indonesia (admin)}}</ref>
 
Hari Nusantara yang diperingati setiap tanggal [[13 Desember]] merupakan penegasan dan pengingatan bahwa Indonesia adalah [[Negara kepulauan|Negara Kepulauan]] terbesar di dunia. Sayangnya, potensi sumberdaya kelautan Indonesia sebesar kurang lebih 3000 triliun rupiah/tahun belum tergarap secara maksimal. Laut belum dilihat sebagai sumber pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan pemecah masalah [[kemiskinan]].<ref name=":0" />
 
Berikut pidato resmi kenegaraan yang disampaikan oleh Wakil Presiden (saat itu) [[Boediono]] tentang Hari Nusantara:<ref name=":1">{{Web|url = http://wapresri.go.id/index/preview/pidato/58|title = Sambutan Wakil Presiden RI pada Peringatan Hari Nusantara 2010|date = 13 Desember 2010|author = {{official}} Wakil Presiden Republik Indonesia}}</ref><blockquote>Bismillahirrahmanirrahim<br>
Assalamu’alaikum wr. wb.<br>
Salah Sejahtera Bagi Kita Semua<br>
2.002

suntingan