Nusakambangan: Perbedaan revisi

108 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
|ethnic groups = [[Jawa]]
}}
'''Nusa Kambangan''' adalah nama sebuah [[pulau]] di [[Jawa Tengah]] yang lebih dikenal sebagai tempat terletaknya beberapa [[Lembaga Pemasyarakatan]] (LP) berkeamanan tinggi di [[Indonesia]]. PulauMeskipun secara geografis berdekatan dengan wilayah [[Kabupaten Cilacap]], pulau ini tidak masuk dalam wilayah administratif [[Kabupaten Cilacap]], tetapi dimiliki oleh [[Kementerian Hukum dan HAM]] dan tercatat dalam [[daftar pulau terluar Indonesia]]. Untuk mencapai pulau ini orang harus menyeberang dengan kapal [[feri]] dari [[pelabuhan]] khusus yang di kelola oleh [[Departemen Kehakiman R.I]]. yaitu dari [[Pelabuhan Sodong]] menyebrang ke Cilacap, Jawa Tengah selama kurang-lebih lima menit dan bersandar di Pelabuhan feri Wijayapura di Cilacap. Feri penyebrangan khusus ini juga di nakhodai dan di awaki oleh Petugas Pemasyarakatan (pegawai LP), bukan dari Departemen Perhubungan, khusus untuk kepentingan transportasi pemindahan narapidana dan juga melayani kebutuhan tranportasi pegawai LP itu sendiri beserta keluarganya.
 
== Lokasi ==
Pulau Kambangan, yang berstatus sebagai cagar alam, selain sering digunakan untuk latihan militer, juga merupakan habitat bagi pohon-pohon langka, namun banyak yang telah ditebang secara liar. Saat ini yang tersisa kebanyakan adalah tumbuhan [[perdu]], [[nipah]], dan belukar. Kayu [[plahlar]] (''[[Dipterocarpus litoralis]]'') yang hanya dapat ditemukan di pulau ini banyak dicuri karena setelah dikeringkan, mempunyai kualitas yang setara dengan kayu [[meranti]] dari [[Kalimantan]].
Untuk mencapai pulau ini orang harus menyeberang dengan kapal [[feri]] dari [[pelabuhan]] khusus yang di kelola oleh [[Kementerian Hukum dan HAM]] yaitu dari Pelabuhan Sodong menyebrang ke Cilacap, Jawa Tengah selama kurang-lebih lima menit dan bersandar di Pelabuhan feri Wijayapura di Cilacap. Feri penyebrangan khusus ini juga di diawaki oleh Petugas Pemasyarakatan (pegawai LP), khusus untuk kepentingan transportasi pemindahan narapidana dan juga melayani kebutuhan tranportasi pegawai LP beserta keluarganya.
 
Pulau Kambangan, yangNusakambangan berstatus sebagai cagar alam, selain sering digunakan untuk latihan militer, juga merupakan habitat bagi pohon-pohon langka, namun banyak yang telah ditebang secara liar. Saat ini yang tersisa kebanyakan adalah tumbuhan [[perdu]], [[nipah]], dan belukar. Kayu [[plahlar]] (''[[Dipterocarpus litoralis]]'') yang hanya dapat ditemukan di pulau ini banyak dicuri karena setelah dikeringkan, mempunyai kualitas yang setara dengan kayu [[meranti]] dari [[Kalimantan]].
 
Secara tradisional, penerus dinasti [[Kesultanan Mataram]] sering melakukan ritual di pulau ini dan menjadikannya sebagai "hutan ritual". Di bagian barat pulau, di sebuah gua yang terletak di areal hutan bakau, ada semacam prasasti peninggalan zaman VOC{{fact}}. Di ujung timur, di atas bukit karang, berdiri [[mercu suar]] Cimiring dan [[benteng]] kecil peninggalan [[Portugis]]. Berbagai macam tumbuhan khas ritual budaya Jawa ditanam di sini. Nusa Kambangan tercatat sebagai pertahanan terakhir dari tumbuhan [[wijayakusuma]] yang sejati. Dari sinilah nama pulau ini berasal: Nusa Kembangan, yang berarti "pulau bunga-bungaan".
 
== Penjara di Nusa Kambangan ==
[[File:COLLECTIE TROPENMUSEUM Veroordeelden tewerkgesteld op Noesa Kambangan TMnr 10016323.jpg|thumb|300px352x352px|Narapidana di Nusa Kambangan (tahun 1900-1926)]]
Istilah "Penjara Nusa Kambangan" adalah sebuah kerancuan dalam pengertian khalayak ramai. Karena secara fakta tidak satupun nama penjara yang ada di sini yang bernama demikian.
 
Semula terdapat sembilan LP di Nusa Kambangan (untuk narapidana dan tahanan politik), namun kini yang masih beroperasi hanya tinggal empat, yaitu LP Batu (dibangun [[1925]]), LP Besi (dibangun [[1929]]), LP Kembang Kuning (tahun [[1950]]), dan LP Permisan (tertua, dibangun 1908). Lima lainnya, yaitu Nirbaya, Karang Tengah, Limus Buntu, Karang Anyar, dan Gleger, telah ditutup. Wilayah selatan pulau menghadap langsung ke [[Samudera Hindia]] dengan pantai berkarangnya dan ombak besar. Wilayah utara menghadap Cilacap dan dikelilingi kampung-kampung nelayan sepanjang hutan bakau, antara lain Kampung Laut dan Jojog.
 
Penghuni pulau hanya para narapidana dan pegawai LP beserta keluarganya, di bawah pengawasan Kementerian Kehakiman dan Pemda Cilacap. Keluar-masuk pulau ini harus memiliki izin khusus dengan prosedur tertentu. Anak-anak para pegawai bersekolah di SD yang tersedia di dalam pulau. Untuk meneruskan ke tingkat lanjutan (SMP, SMA, atau perguruan tinggi), mereka harus bersekolah di Cilacap atau kota lainnya di Pulau Jawa. Pelabuhan feri utama yang ada di Nusa Kambangan adalah Pelabuhan Sodong, khusus untuk kepentingan transportasi keluarga dan pegawai serta narapidana.
 
== Lihat pula ==
Pelabuhan feri utama yang ada di Nusa Kambangan adalah [[Pelabuhan Sodong]], khusus untuk kepentingan transportasi keluarga dan pegawai serta narapidana.
* [[Johny Indo]]
 
== Beberapa pesakitan terkenal ==
* [[Johny Indo]], pernah melarikan diri namun tertangkap kembali.
* [[Kusni Kasdut]]
* [[Pramoedya Ananta Toer]]
* [[Imam Samudra]]
* [[Mukhlas]]
 
== Lihat pula ==
* [[Alcatraz]]
 
10.784

suntingan