Diet: Perbedaan revisi

2.803 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
menambahkan informasi jenis diet yang berbahaya untuk kesehatan
(menambahkan informasi jenis diet yang berbahaya untuk kesehatan)
== Fase Plato ==
Fasa Plato adalah fase dimana pelaku diet tiba-tiba tidak mengalami penurunan berat badan lagi. Fase ini adalah salah satu fase yang sering dialami oleh para pelaku diet. Pelaku diet dapat saja dengan cepat mengalami penurunan berat badan di awal masa-masa diet tetapi kemudian tidak mengalami penurunan lagi. Hal ini disebabkan karena perubahan kebutuhan kalori di saat berat badan seeorang mengalami penurunan. Karena berat badan seseorang menurun, BMR orang tersebut ikut berubah sehinggal porsi makanan dietnya menjadi tidak tepat lagi. Fase Plato dapat diatasi dengan memperbanyak aktivitas atau mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi tetapi dengan tetap menjaga nilai gizi.
 
== Cara Diet Yang Berbahaya Bagi Kesehatan ==
Diet juga harus ada aturannya, diet dengan cara tidak makan sama sekali atau mengurangi porsi makan, itu akan berbahaya untuk kesehatan. Berikut ini adalah beberapa cara [http://tipskesehatansuper.blogspot.com/2015/01/cara-diet-yang-berbahaya-bagi-kesehatan.html diet yang sangat membahayakan bagi kesehatan badan].
 
 
Mengurangi Porsi Makan dan Melewatkan Sarapan Pagi.
 
Mengurangi porsi makan dan melewatkan sarapan pagi diyakini hanya akan menghambat program diet anda. Sebab siang atau sore hari, nafsu makan anda malah akan semakin besar dan pastinya makanan yang harus anda konsumsi akan semakin banyak.  Sarapan juga merupakan salah satu modal utama bagi anda yang sedang menjalankan program diet sehat. Berikut ini manfaat sarapan sehat. Sarapan dengan makanan yang benar dan sehat akan memberikan asupan karbohidrat yang akan di ubah menjadi energi untuk ber-aktivitas, dan anda juga menjadi tidak mudah lapar. Cara diet seperti itu sangat berbahaya bagi kesehatan.
 
Menghentikan Sama Sekali Asupan Lemak
 
Dengan kurangnya lemak tubuh kita akan menjadi lemas dan tidak bersemangat. Tidak semua jenis lemak harus dihindari dalam program diet. Untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh, sebaiknya tetap mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak. Akan tetapi hindari mengkonsumsi lemak jenuh. Lemak tak jenuh dapat menurunkan berat badan secara berkala. Contoh makanan yang mengandung lemak tak jenuh adalah minyak ikan, buah avokad, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.
 
Berat Badan Menurun Secara Drastis
 
Yang ideal penurunan berat badan adalah 1 sampai 2 kg dalam satu minggu. Karena, terjadinya penurunan berat badan secara drastis dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti gangguan pada hati dan ginjal yang dipaksa bekerja ekstra keras menggantikan cadangan glukosa yang ada di dalam pembuluh darah. Tentu saja cara diet seperti itu tidak baik. Ketahui juga Cara Menurunkan Berat Badan Yang Aman.
 
Tidak Melakukan Olahraga Secara Teratur
 
Salah satu kunci utama agar program diet anda dapat berhasil dengan baik adalah dengan memperbanyak aktivitas fisik, seperti olahraga secara rutin. Jadi rajinya ber-olahraga agar program diet yang anda jalankan lancar dan tentu saja dengan hasil yang baik.
 
 
Mengurangi Asupan Kalori Secara Berlebihan
 
Umumnya ketika seseorang mengalami frustasi akibat kelebihan berat badan atau obersitas, kebanyakan sering melakukan cara jalan pintas untuk menurunkannya tanpa menyadari resiko bahaya yang akan ditimbulkan, Salah satu cara yang sering dilakukan adalah mengurangi jumlah asupan kalori secara berlebihan. Hal tersebut akan berdampak kepada sistem kekebalan tubuh yang akan menurun, selain itu bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lain seperti kerusakan tulang (osteoporosis) dan hipotermia.
 
== Referensi ==
4

suntingan