Bahasa Gayo: Perbedaan revisi

21 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
jumlah
(Vandal.)
(jumlah)
|states=[[Indonesia]]
|region=[[Sumatera]] (di provinsi [[Nanggroe Aceh Darussalam|Aceh]])
|speakers= Kurang Lebih 55085.000
|familycolor=Austronesia
|fam2=[[Rumpun bahasa Melayu-Polinesia|Melayu-Polinesia]]
|iso3=gay}}
 
'''Bahasa Gayo''' (pengucapan: Gayô) adalah sebuah bahasa dari rumpun Austronesia yang dituturkan oleh [[suku Gayo]] di provinsi [[Aceh]], yang terkonsentrasi di Kabupaten [[Aceh Tengah]], [[Bener Meriah]], [[Gayo Lues]] dan desa [[Lokop]] di kecaman serbajadi, kabupaten [[Aceh Timur]]. Keempat daerah ini merupakan wilayah inti suku [[Gayo]].
 
Bahasa Gayo merupakan salah satu bahasa yang ada di [[Nusantara]]. Keberadaan bahasa ini sama tuanya dengan keberadaan orang Gayo “urang Gayo” itu sendiri di Indonesia. Sementara orang Gayo “urang Gayo” merupakan [[suku]] asli yang mendiami [[Aceh]]. {{Dubious|date=January 2010}}{{Citation needed|date=January 2010}}. Mereka memiliki bahasa, adat istiadat sendiri yang membedakan identitas mereka dengan suku-suku lain yang ada di Indonesia. Daerah kediaman mereka sendiri disebut dengan [[Dataran tinggi Gayo|tanoh Gayo]] (tanah Gayo), tepatnya berada di tengah-tengah provinsi [[Aceh]].
13

suntingan