Bahasa Gayo: Perbedaan revisi

8 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
perbaikan catatan kaki
(catatan kaki)
(perbaikan catatan kaki)
|iso3=gay}}
 
'''Bahasa Gayo''' (pengucapan: Gayô) adalah sebuah bahasa dari rumpun Austronesia yang dituturkan oleh [[suku Gayo]] di provinsi [[Aceh]], yang terkonsentrasi di Kabupaten [[Aceh Tengah]] (20%), [[Bener Meriah]] (20%), [[Gayo Lues]] (40%) dan Desa [[Lokop]] di kabupaten [[Aceh Timur]]. Keempat3 daerahkabupaten dan 1 desa ini merupakan wilayah inti suku [[Gayo]].
 
Bahasa Gayo merupakan salah satu bahasa yang ada di [[Nusantara]]. Keberadaan bahasa ini sama tuanya dengan keberadaan orang Gayo “urang Gayo” itu sendiri di Indonesia. Sementara orang Gayo “urang Gayo” merupakan [[suku]] asli yang mendiami [[Aceh]]. {{Dubious|date=January 2010}}{{Citation needed|date=January 2010}}. Mereka memiliki bahasa, adat istiadat sendiri yang membedakan identitas mereka dengan suku-suku lain yang ada di Indonesia. Daerah kediaman mereka sendiri disebut dengan [[Dataran tinggi Gayo|tanoh Gayo]] (tanah Gayo), tepatnya berada di tengah-tengah provinsi [[Aceh]].
Pengguna anonim