Buka menu utama

Perubahan

1.425 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
 
== Penulisan sejarah ==
Sejarawan [[Peter Kolchin]], ketika menulis pada tahun 1993 melihat bahwa sampai ke dasawarsa-dasawarsa kemudian pada abad ke-20, para sejarawan terutama memperhatikan budaya, praktek dan ekonomi para pemilik budak, tidak dengan budak sendiri. Hal ini sebagian karena keadaan di mana para pemilik budak bisa membaca dan menulis, mereka jadi mewariskan catatan yang bisa kita baca, sementara para budak sebagian besar tidak bisa membaca dan menulis dan dengan ini tidak mampu meninggalkan catatan-catatan tertulis. Para pakar berbeda pendapat apakah perbudakan bisa dianggap sebagai sebuah perlembagaan yang baik atau yang "mengeksploitasai secara keras".
 
Banyak dari penulisan sejarah yang dilakukan sampai tahun 1950-an memiliki kecenderungan rasis. Pada tahun 1970-an dan 1980-an para sejarawan juga menggunakan jejak-jejak arkeologi, folkore orang berkulit hitam dan data-data statistik untuk mengembangkan sebuah gambaran yang lebih mendetail dan tidak mutlak hitam putih daripada kebudayan perbudakan. Para individu digambarkan lebih menantang dan agak otonom dalam banyak aktivitas sehari-sehari mereka, tentu dalam batas kondisi mereka dan walaupun genting. Para sejarawan yang menulis dalam masa ini termasuk [[John Blassingame]] (''Slave Community''), [[Eugene Genovese]] (''Roll, Jordan, Roll''), [[Leslie Howard Owens]] (''This Species of Property''), dan [[Herbert Gutman]] (''The Black Family in Slavery and Freedom'').
 
== Daftar pustaka ==
=== Studi nasional dan perbandingan ===