Buka menu utama

Perubahan

590 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
{{Quote|...persentase orang berkulit hitam yang merupakan pemilik budak cukup tinggi di beberapa negara bagian, yaitu 43 persen di Carolina Selatan, 40 persen di Louisiana, 26 persen di Mississippi, 25 persen di Alabama dan 20 persen di Georgia.}}
 
Orang berkulit hitam bebas tetap dianggap sebagai "ancaman tetap simbolis terhadap para pemilik budak, karena mereka menantang dalil bahwa konsep 'kulit hitam' dan 'budak' adalah sama." Orang berkulit hitam kadangkala dipandang sebagai kemungkinan sekutu para budak buronan dan "pemilik budak menyatakan ketakutan dan kemuakan mereka terhadap orang-orang berkulit hitam bebas ini tanpa tedeng aling-aling.” Untuk orang berkulit hitam bebas, yang hanya memiliki kebebasan secara genting, "kepemilikan budak tidak hanya merupakan kemudahan ekonomi tetapi juga bukti yang sangat kuat dari orang berkulit hitam bebas bahwa mereka sungguh bertekad untuk benar-benar putus dengan masa lalu budak mereka dan perasaan pasrah terhadap perbudakan, atau bahkan penyetujuan."
 
Sejarawan [[James Oakes]] pada tahun 1982 menulis bahwa:
 
{{quote|Ia memiliki bukti kuat bahwa sebagian besar pemilik budak adalah orang-orang berkulit hitam bebas yang membeli anggota keluarganya atau yang bertindak baik hati.}}
 
== Bajak laut Barbaria ==