Aboebakar Atjeh: Perbedaan revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  5 tahun yang lalu
fix
(Membalikkan revisi 8305836 oleh Patriot Muslim Haba (bicara) Menghapus spamming terselubung, blogspot bukanlah bahan rujukan bagus.)
(fix)
Sejak kecil belajar di beberapa dayah terkenal di Aceh. Di antaranya di dayah Teungku Haji Abdussalam Meuraxa, dan pada dayah Manyang Tuanku Raja Keumala di Peulanggahan di Kutaraja (Banda Aceh). Juga belajar di Volkschool di Meulaboh, dan di Kweekschool Islamiyah di Sumatera Barat. Kemudian pindah ke Yogyakarta, dan Jakarta. Menguasai sejumlah bahasa asing, seperti Jepang, Belanda, Inggris, Arab, dan sebagian Perancis dan Jerman.
 
Di masa-masa mudanya aktif di sjeumlahsejumlah ormas dan partai. Pada 1923 aktif di [[Sarekat Islam]] di Aceh Barat, pada 1924 di [[Muhammadiyah]], dan di [[Partai Masyumi]] sejak 1946. Di masa kepemimpinan Menteri Agama[[Wahid Hasjim| KH. Wahid Hasyim]], Abu Bakar Aceh bekerja di Departemen Agama, membantu menteri dalam urusan penataan pelayanan haji.
 
Selanjutnya, dipercaya oleh Kiai Wahid memimpin jamaah haji ke Mekah pada 1953. Karena keluasan ilmu dan kacakapannya dalam tulis-menulis, ia dipercaya mengomandani bidang publikasi Departemen Agama, sebelum kemudian menjadi staf ahli Menteri Agama.