Mahabharata: Perbedaan revisi

174 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k (←Suntingan 36.68.45.31 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Rama Putra Iswara)
Di samping itu, mahakarya sastra tersebut juga berkembang dan memberikan inspirasi bagi berbagai bentuk budaya dan seni pengungkapan, terutama di [[Jawa]] dan Bali, mulai dari seni [[patung]] dan seni [[ukir]] (relief) pada [[candi]]-candi, seni [[tari]], seni [[lukis]] hingga seni pertunjukan seperti [[wayang kulit]] dan [[wayang orang]]. Di dalam masa yang lebih belakangan, kitab Bharatayuddha telah disalin pula oleh pujangga kraton [[Surakarta]] [[Yasadipura]] ke dalam [[bahasa Jawa]] modern pada sekitar abad ke-18.
 
Dalam dunia sasterasastra popularpopuler Indonesia, cerita Mahabharata juga disajikan melalui bentuk [[komik]] yang membuat cerita ini dikenal luas di kalangan awam. Salah satu yang terkenal adalah karya dari [[R.A. Kosasih]]. Pada era [[budaya populer]] khususnya di bidang [[televisi|pertelevisian]], kisah ''Mahabharata'' ditayangkan oleh [[STAR Plus]] dan [[antv]] dengan judul ''[[Mahabharat]]''.
 
== Versi-versi Mahabharata ==