Claudius: Perbedaan revisi

156 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Pada era kekuasaannya, dilancarkan [[penaklukan Romawi di Britania]].
 
== Riwayat Hidup singkat ==
 
Claudius dilahirkan pada tahun 10 SM di kota [[Lugdunum]] di [[Galia]] ([[Lyons]], [[Prancis modern]]). Ibunya adalah Antonia Minor, putri bungsu Marcus Anthonius dengan Octavia, dan ayahnya adalah Drusus, adik lelaki [[Tiberius]]. Karena ibunya adalah keponakan kaisar [[Augustus]], Claudius berkerabat dengan [[Augustus]], dan pamannya [[Tiberius]] akan menjadi kaisar, sehingga Claudius sudah menjadi orang penting bahkan sejak masih anak-anak. Dia memiliki seorang kakak perempuan dan seorang kakak lelaki, [[Germanicus]] (yang kemudian menjadi ayah [[Caligula]]). Ayah Claudius meninggal mendadak ketika Claudius berusia satu tahun, sehingga Claudius akhirnya diasuh oleh ibunya Antonia dan neneknya Livia. Mereka menyewa sejarawan livius untuk mengajarkannya sejarah.
 
Claudius memiliki kecacatan, sehingga ibunya merasa bahwa dia tak akan mampu menjadi politisi. Dia gagap, kepalanya menggeleng, lututnya lemah, dia bergerak serampangan ketika gembira. Dia mungkin menderita penyakit langka yang disebut Penyakit [[Wilson]], yang membuat orang gila - [[Caligula]] juga mungkin menderita penyakit yang sama. Bisa juga Claudius menderita kelumpuhan [[otak]].
 
Karena penyakitnya, Claudius selalu berdiam di rumah dan tidak menghadiri pesta ataupun bergabung ke pasukan, dan dia tidak mengikuti pemilihan atau urusan [[politik]] lainnya. Dia sering membaca buku, dan menulis karya sejarah dan ilmiah. Jadi [[Augustus]], [[Tiberius]], dan [[Caligula]] tidak memperhatikannya, dan mereka tidak membunuhnya ketiakketika mereka membunuh sebagian besar kerabat mereka.
 
Namun pada tahun [[37 M]], ketika Claudius berusia 46 tahun, [[Caligula]] memutuskan mengangkatnya sebagai konsul. Mungkin dia ingin mengingatkan rakyat bahwa mereka dulu begitu menyukai ayah [[Caligula]] yang merupakan kaka Claudius, [[Germanicus]]. [[Caligula]] sering mengolok-olok dan mempermainkan Claudius, dan membuat Claudius menderita. Namun rakyat jadi lebih memperhatikan Claudius.
 
Empat tahun kemudian ketika Caligula dibunuh, rakyat menyadari bahwa Claudius merupakan satu-satunya keturunan [[Augustus]] yang masih hidup, jadia dia pun diangkat menjadi [[kaisar]]. Claudius ketiakketika itu berusia 50 tahun. Rakyat mungkin tidak berharap banyak padanya namun ternyata Claudius memerintah dengan baik - kecacatannya tidak menghalanginya menjadi orang yang cerdas.
 
Claudius membuat [[Kekaisaran Romawi]] menjadi lebih luas dengan mengirim pasukan untuk menaklukan [[Britania]] (Inggris modern), dan dengan pengambilalihan politik di berbagai tempat, termasuk [[Yudea]] (Israel modern). Dia juga membuat sistem pengadilan menjadi lebih adil, meskipun dia mudah dibujuk dan kadang-kadang tidak dapat menjadi seadil yang dia inginkan. Dia juga memberi lebih banyak hak kepada para budak. Dan dia membangun pelabuhan besar di [[Ostia]], memudahkan pengiriman gandum ke [[Roma]] dari [[Afrika]] dan [[Mesir]] melalui laut.
 
Para [[Senator]] tidak menyukai Claudius dan ingin membunuhnya. Karena itu, Claudius tidak mempercayai para [[Senator]], dan dia lebih sering memanfaatkan budak bebas sebagai pembantunya. Ini justru membuat para [[Senator]] semakin membencinya. Pada akhirnya Claudius diracuni oleh istrinya [[Agrippina]] Muda, yang menginginkan kekuasaan untuk dirinya sendiri dan putranya [[Nero]]. Claudius meninggal pada tahun [[54 M]] pada usia 64 tahun, kemungkinan akibat jamur beracun.
 
== Pranala luar ==
113

suntingan