Kekhalifahan Umayyah: Perbedaan revisi

21 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
mengubah yang tidak penting seperti tadi defin frko
(mengubah yang tidak penting seperti tadi defin frko)
Masa ke-Khilafahan Bani Umayyah hanya berumur 90 tahun yaitu dimulai pada masa kekuasaan [[Muawiyah bin Abu Sufyan]], yaitu setelah terbunuhnya [[Ali bin Abi Thalib]], dan kemudian orang-orang [[Madinah]] membaiat [[Hasan bin Ali]] namun Hasan bin Ali menyerahkan jabatan kekhalifahan ini kepada Mu’awiyah bin Abu Sufyan dalam rangka mendamaikan kaum muslimin yang pada masa itu sedang dilanda bermacam fitnah yang dimulai sejak terbunuhnya [[Utsman bin Affan]], [[pertempuran Shiffin]], [[perang Jamal]] dan penghianatan dari orang-orang [[Khawarij]] dan [[Syi'ah]],{{fact}} dan terakhir terbunuhnya Ali bin Abi Thalib.
 
Pada masa Muawiyah bin Abu Sufyan perluasan wilayah yang terhenti pada masa khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib dilanjutkan kembali, dimulai dengan menaklukan [[Tunisia]], kemudian ekspansi ke sebelah timur, dengan menguasai daerah [[Khurasan]] sampai ke sungai [[Oxus]] dan [[Afganistan]] sampai ke [[Kabul]],. definSedangkan frikoangkatan lautnya telah mulai melakukan serangan-serangan ke ibu kota [[Bizantium]], [[Konstantinopel]]. Sedangkan ekspansi ke timur ini kemudian terus dilanjutkan kembali pada masa khalifah [[Abdul Malik bin Marwan]]. Abdul Malik bin Marwan mengirim tentara menyeberangi sungai [[Oxus]] dan berhasil menundukkan [[Balkanabad]], [[Bukhara]], [[Khwarezmia]], [[Lembah Ferghana|Ferghana]] dan [[Samarkand]]. Tentaranya bahkan sampai ke [[India]] dan menguasai [[Balochistan (region)|Balukhistan]], [[Sind]] dan daerah [[Punjab]] sampai ke [[Multan]].
 
cgjxzs. Sedangkan angkatan lautnya telah mulai melakukan serangan-serangan ke ibu kota [[Bizantium]], [[Konstantinopel]]. Sedangkan ekspansi ke timur ini kemudian terus dilanjutkan kembali pada masa khalifah [[Abdul Malik bin Marwan]]. Abdul Malik bin Marwan mengirim tentara menyeberangi sungai [[Oxus]] dan berhasil menundukkan [[Balkanabad]], [[Bukhara]], [[Khwarezmia]], [[Lembah Ferghana|Ferghana]] dan [[Samarkand]]. Tentaranya bahkan sampai ke [[India]] dan menguasai [[Balochistan (region)|Balukhistan]], [[Sind]] dan daerah [[Punjab]] sampai ke [[Multan]].
 
Ekspansi ke barat secara besar-besaran dilanjutkan pada zaman [[Al-Walid bin Abdul-Malik]]. Masa pemerintahan al-Walid adalah masa ketenteraman, kemakmuran dan ketertiban. Umat Islam merasa hidup bahagia. Pada masa pemerintahannya yang berjalan kurang lebih sepuluh tahun itu tercatat suatu ekspedisi militer dari [[Afrika Utara]] menuju wilayah barat daya, benua [[Eropa]], yaitu pada tahun 711 M. Setelah [[Aljazair]] dan [[Maroko]] dapat ditundukan, [[Tariq bin Ziyad]], pemimpin pasukan [[Islam]], dengan pasukannya menyeberangi selat yang memisahkan antara [[Maroko]] (magrib) dengan benua [[Eropa]], dan mendarat di suatu tempat yang sekarang dikenal dengan nama [[Gibraltar]] (Jabal Thariq). Tentara [[Spanyol]] dapat dikalahkan. Dengan demikian, [[Spanyol]] menjadi sasaran ekspansi selanjutnya. Ibu kota [[Spanyol]], [[Cordoba]], dengan cepatnya dapat dikuasai. Menyusul setelah itu kota-kota lain seperti [[Seville]], [[Elvira]] dan [[Toledo]] yang dijadikan ibu kota [[Spanyol]] yang baru setelah jatuhnya Cordoba. Pasukan [[Islam]] memperoleh kemenangan dengan mudah karena mendapat dukungan dari rakyat setempat yang sejak lama menderita akibat kekejaman penguasa.
Pengguna anonim