Puck Meijer: Perbedaan revisi

349 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
'''Puck Meijer''' (Lahir 1917, Wafat 7 Maret 2014 di Vufflens-le-Château, Swiss)<ref name=":0">[http://www.hommages.ch/Defunt/83307/Puck_Hoog_Meijer Obituari Puck Meijer]. Diakses 20 Oktober 2014</ref> adalah guru balet Belanda yang mengajarkan balet kepada para perintis balet Indonesia seperti [[Farida Oetoyo]], [[Nanny Lubis]], [[James Danandjaja]], [[Elsie Tjiok]], [[Tanneke Burki]] dan [[Julianti Parani]].
 
Puck Meijer lahir di Belanda, belajar tari dan berprofesi sebagai penari di Belanda. Puck Meijer datang ke Indonesia atas permintaan suaminya, Dick Hoog, untuk menghindari kondisi perang di Belanda yang baru dimulai saat itu, dan kemudian menetap di Bandung<ref>Wawancara dengan Hazeline van Swaay-Hoog oleh Meutia Chaerani, 27 Oktober 2014.</ref>. Pada tahun 1939, Puck Meijer mengambil alih sekolah balet milik Hertha Ruth di Bandung dengan mengajarkan dengan sistem Ceccheti dari Imperial Society of Teachers of Dancing. <ref>[http://wiki.theaterencyclopedie.nl/wiki/Interview_Ati:1 Ati vertelt over haar danslessen in Bandoeng]. Diakses 20 Oktober 2014</ref>.
 
Pada tahun 1942, Puck Meijer masuk ke dalam kamp tawanan perang di Camp Tjihapit, bersama dengan penari lain Corry Vonk, Pam Ingenegeren, dan Ati de Bruyn Kop. Selama di kamp tawanan para penari ini membentuk grup kabaret bernama "Main-Main" dan menciptakan repertoire kabaret berjudul "Les deux ânes / Dua Keledai". Pada tahun 1945, penari-penari ini ditransfer ke kamp tawanan Kampong Makassar di Batavia. Selain sibuk bekerja paksa di barak kesehatan atau perkebunan, Puck Meijer, Ati Bruyn Kop, Corry Vonk, dan Vitringa Beatrice berlatih secara diam-diam karena di kamp ini tidak diperbolehkan membuat pertunjukan. Setelah delapan bulan di kamp Kampong Makassar, Jepang menyerah dan para tawanan pun dibebaskan. <ref>[http://wiki.theaterencyclopedie.nl/wiki/Interview_Ati:2 Ati vertelt over haar tijd in kamp Tjihapit en Kampong Makassar.] Diakses 20 Oktober 2014</ref>
237

suntingan