Buka menu utama

Perubahan

3.754 bita ditambahkan, 4 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
| caption =Kereta api Ketel Pertamina bersama CC 206
| type =''Tidak ada''
| system =Kereta api barang;<br/>kereta api barang cair;<br/> kereta api ketel
| status =Beroperasi
| locale =[[Daerah Operasi IV Semarang]] </br> [[Daerah Operasi V Purwokerto]] </br> [[Daerah Operasi VI Yogyakarta]] </br> [[Daerah Operasi VII Madiun]] </br> [[Daerah Operasi VIII Surabaya]] </br> [[Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh]] </br> [[Divisi Regional III Sumatera Selatan dan Lampung]]
| map =
}}
'''Kereta api ketel''' adalah kereta api angkutan barang yang mengangkut bahan-bahan cair seperti [[bahan bakar minyak]] (BBM) dan BBK (bahan bakar khusus). Salah satu kerjasamakerja sama [[PT Kereta Api Indonesia]] dalam angkutan BBM dan BBK dengan [[Pertamina|PT Pertamina]]. Dengan kereta api maka pengangkutan BBM dan BBK akan lebih cepat.<ref name="mka">Majalah KA edisi ke-98, September 2014</ref>
 
Kereta api ketel ini pada umumnya menggunakan gerbong ketel dengan dua dan empat [[as roda|gandar]]. Akan tetapi, gerbong ketel gandar dua sudah tidak diizinkan lagi beroperasi karena tidak sesuai dengan kondisi jalan rel dan pengangkutan BBM yang harus cepat. Saat ini hanya beroperasi gerbong ketel dengan empat gandar.
 
== Armada ==
=== Gerbong ===
[[Berkas:ID diesel loco CC 201-45 050730 9428 yk.jpg|thumb|CC 201-45 menarik gerbong tangki melewati [[Stasiun Tugu]]. Juli 2005|ki]]
Kereta api ketel ini pada umumnya menggunakan [[gerbong]] ketel dengan dua dan empat [[as roda|gandar]]. Akan tetapi, gerbong ketel gandar dua sudah tidak diizinkan lagi beroperasi karena tidak sesuai dengan kondisi jalan rel dan pengangkutan BBM yang harus cepat. Saat ini hanya beroperasi gerbong ketel dengan empat gandar.
 
Menurut buku ''Album Gerbong'' PT Kereta Api Indonesia<ref name="mka"/><ref>PT Kereta Api Indonesia: ''Album Gerbong''</ref> gerbong ketel gandar empat dikelompokkan menjadi tiga macam berdasarkan [[berat]] muat maksimumnya. Gerbong ketel yang diproduksi tahun [[2009]] oleh [[PT Inka]] dirancang memiliki berat muat maksimum 40 ton, sedangkan yang dibuat oleh [[Korea]] dan [[Perancis]] hanya bisa memuat 30 ton. Untuk yang buatan [[Rumania]] dan [[Jepang]] khusus untuk angkut [[high-speed diesel|''high-speed diesel'' (HSD)]] hanya seberat 31,5 ton.
 
Gerbong ketel untuk mengangkut BBM berwarna ''[[silver]]'' dengan dua logo perusahaan: Pertamina di sebelah kiri dan PT KAI di sebelah kanan serta tulisan kapital "''PERTAMINA''" di bagian tengah. Rangkaian gerbong ketel ini dapat digerakkan dengan kecepatan hingga 70 km/jam.
 
Dahulu sistem penomoran yang digunakan adalah '''KKW/KKR''' (gerbong gandar empat) dan '''KR/KW''' (gerbong gandar dua). Akan tetapi, dengan berlakunya [[s:Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2010|Peraturan Menteri Perhubungan No. KM 45 tahun 2010]], semua gerbong ketel menggunakan [[sistem penomoran kereta api di Indonesia|format penomoran]] '''GK'''. Kemudian diikuti dengan dua digit menandakan muatan maksimum dalam ton, dua digit menandakan tahun, dan dua atau tiga digit menandakan nomor urut administrasi gerbong. Contoh: '''GK 30 65 01''' artinya gerbong ketel (GK), berat muatan maksimum 30 ton, mulai operasi tahun [[1965]], dan memiliki nomor urut 01.
 
Sejak tak diizinkan lagi beroperasi karena usia gerbong dan aspek keselamatan operasional KA, semua gerbong ketel gandar dua sudah tidak ada lagi yang untuk mengangkut barang. Semua gerbong ketel ini sudah "[[pensiun]]." Gerbong ini diproduksi di [[Rumania]] dan di PT Pertamina. Kapasitas muatnya hanya 18.890 liter. Dengan berat yang ringan dan non-bogie, sangat riskan untuk dioperasikan dengan kecepatan yang diatur dalam [[grafik perjalanan kereta api]] (gapeka). Umumnya dioperasikan untuk mengangkut [[avtur]] dari [[stasiun Cilacap|Cilacap]] menuju [[stasiun Rewulu|Rewulu]], atau di beberapa [[stasiun kereta api|stasiun]]/[[dipo lokomotif]] yang digunakan untuk mengangkut HSD. Sempat pada tahun [[2010]] di Divre I Sumatera Utara gerbong ketel gandar dua dioperasikan namun sekarang sudah afkir semua.
 
=== Variasi lokomotif ===
Dari masa ke masa, beragam lokomotif yang digunakan. [[CC201]], [[CC203]], atau [[CC204]] adalah lokomotif yang sering digunakan untuk lokomotif angkutan ketel pada dasawarsa [[2000-an]] hingga tahun [[2013]]. Untuk KA ketel jarak pendek menggunakan berbagai lokomotif [[diesel hidrolik]]: [[BB302]], [[BB303]], atau [[BB306]]. Di sepanjang rel antara Depo Pertamina [[Kota Madiun|Madiun]] dengan [[stasiun Madiun]] ada fakta unik, yaitu [[BB301]] 25 dioperasikan untuk langsir kereta ketel untuk lintas Rewulu-Madiun dan Madiun-Benteng pp. Pada tahun 2013, [[CC206]] dioperasikan untuk menggantikan semua jenis lokomotif di atas.
 
== Daftar kereta api ==
Pengangkutan BBM dan BBK: di Jawa meliputi 5 relasi, Sumatera Utara 2 relasi, dan Sumatera Selatan 3 relasi. Berikut merupakan relasi KA Ketel Pertamina.
 
=== KA BBM Maos-Tegal ===
Angkutan KA BBM dari [[stasiun Maos|Maos]] ke [[stasiun Tegal|Tegal]] sejauh 134 km. Stamformasi masing-masing KA terdiri dari 15 gerbong ketel (GK) dengan lokomotif penarik seri [[CC206]]. Muatan BBM yang dibawa berisi [[premium]], [[solar]] dan [[kerosin]]. Bila dulu untuk perjalanan dari Purwokerto-Bumiayu harus menggunakan ''double ''traksi lokomotif [[CC201]], kini dengan alokasi lokomotif baru seri CC206, KA BBM relasi Maos-Tegal cukup ditarik satu lokomotif.
 
=== KA BBM Cilacap-Rewulu ===
Angkutan KA BBM dari [[Stasiun Cilacap|Cilacap]]-[[Stasiun Rewulu|Rewulu]] sejauh 163 km. Muatan BBM yang diangkut berupa [[avtur]] (bahan bakar pesawat terbang). Setiap harinya dijalankan 1satu KA dengan membawa 12 gerbong ketel (GK). Dari Rewulu, selanjutnya pasokan avtur dikirim dengan truk tangki untuk kepentingan operasional pesawat terbang di [[Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo|Bandara Adi Sumarmo]] [[Solo]] dan Bandara[[Bandar AdiUdara Internasional Adisutjipto|Bandara SuciptoAdisutjipto]] [[Yogyakarta]].
 
=== KA BBM Rewulu-Madiun ===
Angkutan KA BBM di wilayah PT KAI [[Daerah Operasi VI Yogyakarta|Daop VI Yogyakarta]] saat ini hanya 1satu KA yang melayani distribusi BBM dari [[Stasiun Rewulu|Rewulu]] ke [[Stasiun Madiun|Madiun]]. Stamformasinya terdiri dari 18-22 gerbong ketel KKW dengan muatan BBM jenis premium, solar, dan [[residu]]. Sebelumnya, pasokan BBM dari Depo Pertamina Rewulu dikirim dengan kereta api ke dua tempat. Satu KA untuk melayani relasi Rewulu-Madiun (163 km) dan satu KA untuk relasi Rewulu-Cepu (199 km). Namun untuk relasi Rewulu-Cepu tak lagi dilayani dengan KA.
 
=== KA BBM Benteng-Malang Kotalama ===
Angkutan KA BBM dari [[Stasiun Benteng|Benteng]] menuju [[Stasiun Malang Kotalama|Malang Kotalama]] (100 km). Operasional KA BBM di lintas Benteng-Malang juga serupa dengan operasional KA BBM di Maos-Tegal yaitu terdapat tanjakan cukup tajam di lintas Bangil-Malang Kotalama. Kondisi tersebut membuat rangkaian KA BBM harus ditarik dua kali. Dari stamformasi 20 gerbong ketel KKW, sesampai Bangil stamformasi dibuat 10 gerbong, atau dua kali penarikan.
 
=== KA BBM Benteng-Madiun ===
Setiap harinya, ada 1satu KA BBM yang beroperasi di lintas [[Stasiun Benteng|Benteng]]-[[Stasiun Madiun|Madiun]] (sejauh 159 km). Stamformasinya terdiri dari 20 gerbong ketel bermuatan premium, solar, dan kerosin.
 
=== KA BBM Sumatera Utara ===
Angkutan BBM di PT KAI [[Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh]] melayani distribusi BBM dari Depo Pertamina Labuan menuju dua tempat dengan dua relasi, yaitu [[Stasiun Labuan|Labuan]]-[[Stasiun Kisaran|Kisaran]] (149 km) dan [[Stasiun Labuan|Labuan]]-[[Stasiun Siantar|Siantar]] (174 km).
 
=== KA BBM Sumatera Selatan ===
Di Divisi Regional PT KAI [[Divisi Regional III Sumatera Selatan]], angkutan KA BBM melayani pengiriman/distribusi BBM jenis premium, solar, dan kerosin (minyak tanah). Ada tiga KA yang dioperasikan melayani distribusi BBM dari Depo Pertamina Kertapati ke tiga tempat berbeda: [[Stasiun Kertapati|Kertapati]]-[[Stasiun Lubuklinggau|Lubuklinggau]] sejauh 305 km, [[Stasiun Kertapati|Kertapati]]-[[Stasiun Lahat|Lahat]] sejauh 190 km, dan [[Stasiun Kertapati|Kertapati]]-[[Stasiun Tigagajah|Tigagajah]] sejauh 171 km.
 
== Referensi ==
{{reflist}}
 
== Pranala luar ==
* {{id}} [http://www.pertamina.com Situs web resmi Pertamina]
* {{id}} [http://www.kereta-api.co.id Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia]
 
{{Daftar Kereta Api}}
[[Kategori:Kereta api barang]]
[[Kategori:Kereta api di Indonesia]]