Kerajaan Kandis: Perbedaan revisi

1.233 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
add
(add)
{{Infobox Former Country
Kerajaan Kandis adalah kerajaan tertua yang berdiri di Sumatera, yang terletak di Koto Alang, masuk wilayah Lubuk Jambi, [[Kuantan]], [[Riau]].
|native_name =
|conventional_long_name = Kerajaan Kandis
|common_name = Kerajaan Kandis
|continent = Asia
|region = [[Asia Tenggara]]
|country = [[Indonesia]]
|religion =
|image_flag =
|image_coat =
|symbol_type =
|p1 =
|p2 =
|s1 = [[Dharmasraya]]
|s2 = [[Kerajaan Koto Alang|Koto Alang]]
|flag_p1 =
|flag_p2 =
|flag_s1 =
|flag_s2 =
|year_start = 1 SM
|year_end = ?
|date_start =
|date_end =
|event_start =
|event_end =
|image_map =
|capital = Bukit Bakau
|common_languages = [[Bahasa Melayu|Melayu]]
|government_type = Monarki
|title_leader = Maharaja
|currency =
|footnotes =
}}
'''Kerajaan Kandis''' adalah kerajaan tertua yang berdiri di '''Sumatera''', yang terletak di Koto Alang, masuk wilayah [[Lubuk Jambi, Kuantan Mudik, Kuantan Singingi|Lubuk Jambi]], [[Kabupaten Kuantan Singingi]], [[Riau]]. Diperkirakan berdiri pada tahun 1 SM.
 
== Sejarah ==
 
Kerajaan ini diperkirakan berdiri pada 1 Sebelum Masehi, mendahului berdirinya kerajaan Moloyou atau [[Dharmasraya]] di Sumatera Tengah. Dua tokoh yang sering disebut sebagai raja kerajaan ini adalah [[Patih]] dan [[Tumenggung]].
 
Maharaja Diraja, pendiri kerajaan ini, sesampainya di Bukit Bakau membangun sebuah istana yang megah yang dinamakan dengan [[Istana Dhamna]]. Putra Maharaja Diraja bernama Darmaswara dengan gelar Mangkuto Maharaja Diraja (Putra Mahkota Maharaja Diraja) dan gelar lainnya adalah Datuk Rajo Tunggal (lebih akrab dipanggil). Datuk Rajo Tunggal memiliki senjata kebesaran yaitu keris berhulu kepala burung garuda yang sampai saat ini masih dipegang oleh Danial gelar Datuk Mangkuto Maharajo Dirajo. Datuk Rajo Tunggal menikah dengan putri yang cantik jelita yang bernama Bunda Pertiwi. Bunda Pertiwi bersaudara dengan Bunda Darah Putih. Bunda Darah Putih yang tua dan Bunda Pertiwi yang bungsu. Setelah Maharaja Diraja wafat, Datuk Rajo tunggal menjadi raja di kerajaan Kandis. Bunda Darah Putih dipersunting oleh Datuk Bandaro Hitam. Lambang kerajaan Kandis adalah sepasang bunga raya berwarna merah dan putih.
 
=== Ekonomi Kerajaan ===
Kehidupan ekonomi kerajaan Kandis ini adalah dari hasil hutan seperti [[damar]], [[rotan]], dan sarang burung layang-layang, dan dari hasil bumi seperti emas dan perak. Daerah kerajaan Kandis kaya akan emas, sehingga Rajo Tunggal memerintahkan untuk membuat tambang emas di kaki Bukit Bakar yang dikenal dengan tambang titah, artinya tambang emas yang dibuat berdasarkan titah raja. Sampai saat ini bekas peninggalan tambang ini masih dinamakan dengan tambang titah.
Tidak lama kemudian, pembesar-pembesar kerajaan Kandis mati terbunuh diserang oleh Raja Sintong dari Cina belakang, dengan ekspedisinya dikenal dengan ekspedisi Sintong. Tempat berlabuhnya kapal Raja Sintong, dinamakan dengan Sintonga. Setelah mengalahkan Kandis, Raja Sintong beserta prajuritnya melanjutkan perjalanan ke Jambi. Setelah kalah perang pemuka kerajaan Kandis berkumpul di Bukit Bakar, kecemasan akan serangan musuh, maka mereka sepakat untuk menyembunyikan Istana Dhamna dengan melakukan sumpah. Sejak itulah Istana Dhamna hilang, dan mereka memindahkan pusat kerajaan Kandis ke Dusun Tuo (Teluk Kuantan sekarang).
 
== Pranala LuarReferensi ==
=== Sumber ===
<references/>
 
=== Lihat pula ===
*[[Kerajaan Koto Alang]]
 
=== Pranala Luar ===
* [http://melayuonline.com/ind/history/dig/350 Kerajaan Kandis] di Melayuonline.com
* [http://mozaikminang.wordpress.com/2009/10/17/kerajaan-kandis-kerajaan-tertua-di-sumatera/ Kerajaan Kandis Kerajaan Tertua di Sumatera]
 
[[Kategori:Kerajaan di Nusantara]]
[[Kategori:Kerajaan di Sumatera BaratRiau|Kandis]]
8.676

suntingan