Menara Babel: Perbedaan antara revisi

46 bita dihapus ,  8 tahun yang lalu
Keseluruhan isi. Referensi terbatas akan tetapi akurat bersumber dari Kitab Al Qur'an dan Kitab Injil.
Tidak ada ringkasan suntingan
(Keseluruhan isi. Referensi terbatas akan tetapi akurat bersumber dari Kitab Al Qur'an dan Kitab Injil.)
{{rapikan}}{{paragraf pembuka}}{{referensi}}
 
'''Menara Babel''' (Babylonia) adalah menara tertinggi di Bumi yang pernah dibangun di zaman Babylonia. Negara Babylonia ini berdiri setelah zaman Nabi Nuh AS pasca banjir bandang. Penduduk pada zaman itu dianugerahi dengan kekuatan-kekuatan fisik yang lebih dan keperawakan yang gagah dibanding dengan bangsa-bangsa lain. Menara inilah yang dikenal hingga saat ini sebagai simbol keangkuhan dan kesombongan manusia. Mitologi kuno menyebutkan bahwa dahulunya manusia hanya memiliki satu rumpun bahasa dan kemudian para manusia bepergian ke arah timur dan mendirikan sebuah menara yang sangat tinggi menjulang ke langit di sebuah tempat yang bernama Shinar. Ada banyak kisah yang menuturkan mengenai menara ini. Diantaranya bersumber dari '''Kitab Al Qur'an''' dan '''Kitab Injil'''.
 
65

suntingan