Buka menu utama

Perubahan

501 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
{{Aqidah}}
'''Kitab AllāhAllah''' ([[Bahasa Arab|Arab]]: <font size=4>كتاب الله</font>, '''Kitabullāh''') adalah catatan-catatan yang difirmankan oleh [[Allah]] kepada para [[nabi]] dan [[rasul]]. Umat [[Islam]] diwajibkan meyakininya, karena mempercayai kitab-kitab selain [[Al Qur'an]] sesuai dengan salah satu [[Rukun Iman]]. Jumlah kitab yang telah diturunkan sebanyak 114 kitab suci.<ref name="Kitab Allāh">[http://mulya-abadi.blogspot.com/2011/06/abu-dzarr-berguru-pada-nabi-saw.html [[Abu Dzar]] berguru kepada nabi {{saw}}.]</ref>
 
'''Kitab Allāh''' ([[Bahasa Arab|Arab]]: <font size=4>كتاب الله</font>, '''Kitabullāh''') adalah catatan-catatan yang difirmankan oleh [[Allah]] kepada para [[nabi]] dan [[rasul]]. Umat [[Islam]] diwajibkan meyakininya, karena mempercayai kitab-kitab selain [[Al Qur'an]] sesuai dengan salah satu [[Rukun Iman]]. Jumlah kitab yang telah diturunkan sebanyak 114 kitab suci.<ref name="Kitab Allāh">[http://mulya-abadi.blogspot.com/2011/06/abu-dzarr-berguru-pada-nabi-saw.html [[Abu Dzar]] berguru kepada nabi {{saw}}.]</ref>
 
== Etimologi ==
Tulisan-tulisan firman Allah (Kitab Allah) zaman dahulu dibuat menjadi 2 jenis, yaitu bisa berupa ''[[shuhuf]]'' dan ''[[mushaf]]''. Kata ''shuhuf'' pula terdapat di surah al A'laa {{cquote|'' (yaitu) Kitab-kitab [[Ibrahim]] dan [[Musa]]. :
{{quotation|"(yaitu) Kitab-kitab [[Ibrahim]] dan [[Musa]]."|Al-A'laa 87:19}}
|4=(al A'laa 87:19)
|5=}}
 
Kedua kalimat itu berasal dari akar kalimat yang sama yaitu, "''sahafa''" (menulis). ''Shuhuf'' (صحيفة; tunggal: ''sahifa'') berarti sepenggal kalimat yang ditulis dalam material seperti [[kertas]], [[kulit]], [[papirus]] dan media lain. Sedangkan ''mushaf'' (مصحف; jamak: ''masahif'') berarti kumpulan-kumpulan ''shuhuf'', yang dibundel menjadi satu, seperti 2 sampul dalam satu isi.<ref>[http://web.youngmuslims.ca/online_library/books/ulum_al_quran/Ch2S2s12.htm Ulum al Qur'an Shuhuf and Mushaf.]</ref>
 
Dalam sejarah penulisan dari teks Qur'an, ''shuhuf'' terdiri dari beberapa lembaran yang pada akhirnya Qur'an dikumpulkan pada masa [[Abu Bakar]]. Dalam ''shuhuf'' tersebut susunan tiap ayat di dalam surah telah tepat, tetapi lembaran-lembaran yang ada belumlah tersusun dengan rapi, tidak dibundel menjadi satu isi.
* [[Musa]] - 10 ''shuhuf''
 
Untuk ''shuhuf'' Ibrahim dan Musa tercantum di dalam firman Tuhan, surah Al -A'lalaa dan An -Najm, yang berbunyi;
{{cquotequotation|''"Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa."|Al-A’laa : 14-19}}
{{cquotequotation|''"Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?"|An-Najm : 36-37}}
|4=(Al A’la : 14-19)
|5=}}
{{cquote|''Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?
|4=(An Najm : 36-37)
|5=}}
 
=== ''Mushaf'' ===
==== Taurat (Torah) ====
Taurat adalah tulisan berbahasa [[Bahasa Ibrani|Ibrani]], berisikan syariat (hukum) dan kepercayaan yang benar dan diturunkan melalui Musa, pada kira-kira abad 12 sebelum masehi. Isi pokok Taurat adalah 10 firman Allah bagi [[bangsa Israel]]. Selain itu, Taurat berisikan tentang sejarah nabi-nabi terdahulu hingga Musa dan kumpulan hukum. {{cquotequotation|''(Tuhan "Allah) telah menurunkan kitab kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang terdahulu dari padanya, lagi menurunkan Taurat dan Injil."|Ali Imran : 3}}
|4=(Ali Imran: 3)|5=}}
 
==== Zabur (Mazmur) ====
Zabur berisi mazmur (nyanyian pujian bagi Allah) yang dibawakan melalui Daud yang berbahasa [[Qibti]], pada kira-kira abad ke-10 sebelum masehi. Kitab ini tidak mengandung syariat, karena Daud diperintahkan untuk meneruskan syariat yang telah dibawa oleh Musa. {{cquotequotation|''"...dan kami telah memberi kitab zabur kepada Nabi Dawud."|An-Nisa : 163}}
|4=(An-Nisa; 163)|5=}}
 
==== Injil ====
[[Injil]] pertama kali ditulis menggunakan [[bahasa Suryani]] melalui murid-murid Isa untuk bangsa Israel sebagai penggenap ajaran Musa. Injil diturunkan pada permulaan abad pertama masehi. Kata Injil sendiri berasal dari bahasa [[Yunani]] yaitu ''euangelion'' yang berarti "kabar gembira". Injil-injil tidak mempunyai pembahasan sistematis mengenai satu tema atau tema-tema tertentu,<ref>[http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=749&res=almanac Sejarah Perjanjian Baru (Ensiklopedi Fakta Alkitab)]</ref> meskipun di dalamnya banyak membahas hal [[Surga|kerajaan Surga]]. Injil yang ada saat ini mengandung firman Allah dan riwayat Isa, yang semuanya ditulis oleh generasi setelah Isa. {{cquote|''...dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat, dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat, dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. |4=(Al-Maa`idah 5:46)|5=}}
{{quotation|"...dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat, dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat, dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa."|Al-Maa`idah 5:46}}
 
==== Al-Qur`an ====
{{Utama|Al-Qur'an}}
* Al-Qur`an merupakan kumpulan firman yang diberikan Allah sebagai satu kesatuan kitab sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat muslim. Menurut syariat Islam, kitab ini dinyatakan sebagai kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, selalu terjaga dari kesalahan, dan merupakan tuntunan membentuk ketaqwaan manusia. {{cquote|''Pada bulan Ramadan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.
{{quotation|"Pada bulan Ramadan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia."
|4=(Al-Baqarah : 185)|5=}}
 
Tampilan Al-Qur`an dianggap unik, karena berupa prosa berirama, puisi epik, dan simfoni dalam keterpaduan teks yang indah. Isi Al-Qur`an juga dianggap unik, berupa paduan filsafat semesta, catatan sejarah, peringatan-peringatan dan hiburan, dasar-dasar hukum, serta doa-doa.
 
Bagi umat Islam, tidak disyariatkan untuk mempelajari isi Taurat, Zabur, dan Injil yang ada saat ini, karena menurut ajaran Islam, dianggap telah mengandung berbagai tafsiran yang tidak benar<ref>[http://www.almanhaj.or.id/content/2154/slash/0 Kitab-kitab yang ada pada ahli kitab di situs almanhaj.or.id]</ref> dan karena isi kesemua kitab yang masih diperlukan, telah dimasukkan ke dalam kitab Al-Qur`an. Namun tidak diperlukan juga upaya untuk menyerang atau menyalah-nyalahkan isi Taurat, Zabur, atau Injil, karena terdapat ayat-ayat Allah di dalamnya.
 
== Penjelasan di dalam al-Qur`an ==
Dalam firman Allah ayat Al Imraan 3 ayat 4:
{{cquotequotation|'' "Sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan.<ref>Al Furqaan ialah kitab-kitab terdahulu yang membedakan antara yang benar dan yang salah.</ref> Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).''"|
|4=(Al Imran 3:4)}}
|5=}}
 
Kemudian An Nissa 4 ayat 136 dan 163:
{{cquotequotation|'' "Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.''"|An-Nissa 4:136)}}
{{cquotequotation|'' "Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, [[Isa]], [[Ayyub]], [[Yunus]], [[Harun]] dan [[Sulaiman]], dan Kami berikan Zabur kepada [[Daud]].''"
|4=(An Nissa 4:136)
|4=(An-Nisa;Nissa 4:163)|5=}}
|5=}}
{{cquote|'' Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, [[Isa]], [[Ayyub]], [[Yunus]], [[Harun]] dan [[Sulaiman]], dan Kami berikan Zabur kepada [[Daud]].''
|4=(An Nissa 4:163)
|5=}}
=== Semua kitab turun pada bulan Ramadan ===
Menurut sumber berdasarkan hadits shahih dari Imam Ahmad, kesemua kitab-kitab suci tersebut turun pada bulan [[Ramadan]], ''shuhuf'' Ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadan, Taurat turun pada hari keenam bulan Ramadan dan Injil pada hari ketiga belas dari Ramadan.<ref>Rasulullah {{saw}} bersabda, ”''Shuhuf'' Ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadan, dan Taurat turun pada hari keenam bulan Ramadan dan Injil pada hari ketiga belas dari Ramadan.” (Hadits riwayat Imam Ahmad).</ref> Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan berdasarkan pada salah satu surah di dalam Al Qur'an yang berbunyi, {{cquote|''Bulan Ramadan yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu, serta pemisah antara haq dan batil. |4=(Al Baqarah 2:185)|5=}} [[Ibnu Katsir]] mengatakan bahwa Allah menyanjung bulan Ramadan diatas bulan-bulan yang lain, yaitu dengan memilihnya sebagai bulan dimana kesemua kitab-kitab suci diturunkan di dalamnya.
{{quotation|"Bulan Ramadan yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu, serta pemisah antara haq dan batil."|Al-Baqarah 2:185}}
[[Ibnu Katsir]] mengatakan bahwa Allah menyanjung bulan Ramadan diatas bulan-bulan yang lain, yaitu dengan memilihnya sebagai bulan dimana kesemua kitab-kitab suci diturunkan di dalamnya.
 
=== Janji Allah terhadap orang beriman ===
Menurut keyakinan ajaran Islam, Allah akan melimpahkan rahmat-Nya dari langit dengan menurunkan hujan dan menimbulkan rahmat-Nya dari bumi dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yang buahnya melimpah ruah, kepada orang yang jujur, lurus dan tidak menyimpang dari kebenaran. Sebagai contoh dalam ayat: {{cquote|''...dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan, dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.''
{{quotation|"...dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan, dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka."
|4=(Al Maidah 66:5)
|Al-Maidah 66:5=}}
 
== Hubungan Al-Qur'an dengan kitab terdahulu ==
Semua muslim meyakini bahwa adanya wahyu progresif, bahwa wahyu Tuhan berkembang dengan seiring berjalannya waktu dan perbedaan kelompok dari masyarakat. Didalam Al Quran membenarkan tentang adanya larangan bekerja di hari [[Sabat|Sabbath]] dalam [[Taurat]], tetapi Al Quran membolehkan bekerja dan mengesampingkan hal tersebut.
 
Pada awal tahun kenabian Muhammad, sebuah wahyu diberitakan kepadanya, {{cquote|''Katakanlah: Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu...
{{quotation|"Katakanlah: Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu...|Al-Maidah 5:68}}
|4=(Al Maidah 5:68)
Kalimat ini diyakini oleh pemeluk agama Islam bahwa konversi agama lama menjadi agama Islam akan dimulai dengan segala ketulusan hati mengikuti firman dari kita-kitab suci sebelum AlA- QuranQur'an.
|5=}}
Kalimat ini diyakini oleh pemeluk agama Islam bahwa konversi agama lama menjadi agama Islam akan dimulai dengan segala ketulusan hati mengikuti firman dari kita-kitab suci sebelum Al Quran.
 
== Lihat pula ==
* [[Ahli kitab]]
 
== Catatan kaki ==
{{reflist}}
 
== Referensi ==
{{Refbeginreflist|30em}}
* [http://mualaf.com/hikmah-dan-kajian/Hikmah/14-kitab-kitab-suci Kitab-kitab suci di Mualaf.com]
* [http://www.khabarislam.com/iman-kepada-kitab-kitab-allah.html Iman kepada kitab-kitab Allah.]
* [http://organisasi.org/kitab_suci_allah_swt_taurat_zabur_injil_alquran_kitab_suci_agama_islam_yang_wajib_diimani_kaum_muslim_agama_islam Kitab Suci Allah SWT : Taurat, Zabur, Injil & AlQuran - Kitab Suci Agama Islam yang Wajib Diimani Kaum Muslim - Agama Islam]
* [http://blog.smkn1subang.sch.id/?p=616 Ramadan Bulan Bersejarah]
{{Refend}}
 
== Pranala luar ==
* {{id}} [http://mualaf.com/hikmah-dan-kajian/Hikmah/14-kitab-kitab-suci Kitab-kitab suci di Mualaf.com]
{{Refbegin}}
* {{id}} [http://www.eramuslimkhabarislam.com/syariah/quraniman-sunnah/nabikepada-muhammad-dalamkitab-kitab-suci-terdahulu-1allah.htmhtml MuhammadIman dalamkepada kitab-kitab suci terdahulu.Allah]
* {{id}} [http://www.eramuslim.com/syariah/quran-sunnah/nabi-muhammad-dalam-kitab-suci-terdahulu-1.htm Muhammad dalam kitab suci terdahulu]
{{Refend}}
 
{{Qur'an-stub}}
40.380

suntingan