Komisi Nasional Hak Asasi Manusia: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
(merapikan)
Tag: VisualEditor mengosongkan halaman [ * ]
 
[[Berkas:logo_komnas_HAM.gif|frame|right|300px|Logo Komnas HAM]]
*
 
== Periode 1993-1998<ref>http://www.komnasham.go.id/portal/id/content/anggota-komnas-ham-periode-1993-1998</ref> ==
{{main|Daftar Anggota Komnas HAM 1993-1998}}
Pada tanggal 7 Juni 1993 Presiden Republik Indonesia saat itu, [[Soeharto]], lewat Keputusan Presiden No. 50 Tahun 1993, membentuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan pada saat yang sama menunjuk pensiunan Ketua Mahkamah Agung RI, Ali Said, untuk menyusun Komisi tersebut dan memilih para anggotanya. Keputusan Presiden ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Lokakarya tentang Hak Asasi Manusia yang diprakarsai Departemen Luar Negeri RI dan PBB yang diadakan di Jakarta pada 22 Januari 1991. Dan selanjutnya pada tanggal 7 Desember 1993, diperoleh 25 nama yang merupakan figur nasional dan ditunjuk sebagai anggota Komnas HAM. Berdasarkan Keppres No. 455/M Tahun 1993, ke-25 nama tersebut adalah:
# [[Ali Said]] (Ketua)
# [[Miriam Budiardjo]] (Wakil Ketua 1)
# [[Marzuki Darusman]] (Wakil Ketua 2)
# [[Baharuddin Lopa]] (Sekjen)
# [[Charles Himawan]]
# [[Nurcholis Madjid]]
# [[Roekmini Koesoemo Astoeti]]
# [[Hasan Basri (MUI)|Hasan Basri]]
# [[Soegiri]]
# [[Soetandyo W]]
# [[Sri Soemantri M]]
# [[Munawir Sjadzali]]
# [[Djoko Sugianto]]
# [[Satjipto Rahardjo]]
# [[Aisyah Aminy]]
# [[Albert Hasibuan]]
# [[Djoko Moeljono]]
# [[A.H.S. Attamimi]]
# [[Arnold Achmad Baramuli]]
# [[Bambang W. Soeharto]]
# [[Muljadi]]
# [[Gani Djemat]]
# [[Clementino Dos Reis Amaral]]
# [[BN Marbun]]
# [[Asmara Nababan]]
 
== Periode 1998-2002<ref>http://www.komnasham.go.id/portal/id/content/anggota-komnas-ham-periode-1998-2002</ref> ==
{{main|Daftar Anggota Komnas HAM 1998-2002}}
# [[Djoko Soegianto]] (Ketua)
# [[Saparinah Sadli]] (Wakil Ketua 1)
# [[Bambang W. Soeharto]] (Wakil Ketua 2)
# [[Asmara Nababan]] (Sekjen)
# [[Charles Himawan]]
# [[Emil Salim]]
# [[Soetandyo Wignjosoebroto]]
# [[Soelistyowati Soegondo]]
# [[Saafroedin Bahar]]
# [[Harbrinderjit Singh Dillon]]
# [[Satjipto Rahardjo]]
# [[Albert Hasibuan]]
# [[B.N. Marbun]]
# [[Mohammad Salim]]
# [[Soegiri]]
# [[Samsudin]]
# [[Aisyah Amini]]
# [[Benjamin Mangkoedilaga]]
# [[Koesparmono Irsah]]
# [[Miriam Budiarjo]]
# [[Sri Soemantri]]
# [[Munawir Sjadzali]]
 
== Periode 2002-2007<ref>http://www.komnasham.go.id/portal/id/content/anggota-komnas-ham-periode-2002-2007</ref> ==
{{main|Daftar Anggota Komnas HAM 2002-2007}}
# Abdul Hakim Garuda Nusantara (Ketua)
# Zumrotin K. Susilo (Wakil Ketua)
# Gembong Priyono (Sekjen)
# Amidhan
# Anshari Thayib
# M. Habib Chirzin
# Saafroedin Bahar
# Achmad Ali
# Soelistyowati Sugondo
# M. Said Nizar
# Samsudin
# Enny Soeprapto
# Chandra Setiawan
# Hasto Atmodjo Surojo
# MM. Billah
# Ruswiati Suryasaputra
# M. Farid
# Djoko Soegianto
# Koesparmono Irsan
# Hasballah M. Saad
# Taheri Noor
 
== Periode 2007-2012<ref>http://www.komnasham.go.id/portal/id/content/anggota-komnas-ham-periode-2007-2012</ref> ==
{{main|Daftar Anggota Komnas HAM 2007-2012}}
# Idhal Kasim (Ketua)
# Yosep Adiprasetyo (Wakil Ketua Bidang Internal)
# Nur Kholis (Wakil Ketua Bidang Eksternal)
# Ahmad Baso (Komisoner Sub Komisi Pengkajian dan Penelitian)
# Abdul Munir Mulkhan (Komisoner Sub Komisi Pengkajian dan Penelitian)
# Hesti Armiwulan (Komisoner Sub Komisi Pendidikan dan Penyuluhan)
# Saharuddin Daming (Komisoner Sub Komisi Pendidikan dan Penyuluhan)
# Kabul Supriadi (Komisoner Sub Pemantauan)
# Jhony Nelson Simanjuntak (Komisoner Sub Komisi Pemantauan)
# Syafrudin Gulma Simelue (Komisoner Sub Komisi Mediasi)
# M. Ridha Saleh (Komisoner Sub Komisi Mediasi)
# Sutoyo DP (Sekretaris Jenderal, Masuk Masa Pensiun)
# Sudibyo Triatmojo (Sekretaris Jenderal, Masuk Masa Pensiun)
# Masuki Ahmad (Sekretaris Jenderal, purna tugas per 4 Juli 2014)
 
== Periode 2012-2017<ref>[http://www.komnasham.go.id/profil-6/anggota-komnasham/periode-2012-2017 Anggota Komnas HAM Periode 2012-2017]</ref> ==
{{main|Daftar Anggota Komnas HAM 2012-2017}}
# [[Siti Noor Laila]] (Ketua)
# [[M. Imdadun Rahmat]] (Wakil Ketua bidang Internal)
# [[Dianto Bachriadi]], Ph.D (Wakil Ketua bidang Eksternal)
# [[Natalius Pigai]] (Koordinator Sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan)
# [[Roichatul Aswidah]] (Koordinator Sub Komisi Pengkajian dan Penelitian)
# [[Nur Kholis]] (Koordinator Sub Komisi Mediasi)
# Prof. Dr. [[Hafidz Abbas]]
# [[Siane Indriani]]
# Drs. [[Maneger Nasution]]
# [[Ansori Sinungan]]
# [[Muhammad Nurkhoiron]]
# [[Sandrayati Moniaga]]
# Dr. [[Otto Nur Abdullah]]
# Untung Tri Basuki, SH, SPN (Sekretaris Jenderal, Mulai 4 Juli 2014)
 
=== Gejolak internal ===
Pada 23 November 2012, Komnas HAM periode 2012-2017 memilih ketua dan wakil ketua melalui pemungutan suara di antara 13 anggota. [[Otto Nur Abdullah]] (dikenal juga sebagai [[Otto Syamsuddin Ishak]]) terpilih sebagai ketua. Ia didampingi dua wakil ketua yaitu Muhammad Nurkhoiron dan Sandrayati Moniaga. <ref>[http://nasional.kompas.com/read/2012/11/23/15555764/Otto.Nur.Abdullah.Terpilih.sebagai.Ketua.Komnas.HAM Otto Nur Abdullah Terpilih sebagai Ketua Komnas HAM]</ref>
 
Desember 2012, sejumlah anggota Komnas HAM mengusulkan perubahan Tata Tertib Komnas HAM. Mereka mengusulkan agar masa jabatan Ketua Komnas HAM dikurangi, dari sebelumnya 2,5 tahun menjadi satu tahun saja. <ref>[http://www.portalkbr.com/berita/saga/2473534_4216.html Ontran-ontran di Komnas HAM]</ref> Meski mendapat penolakan dari masyarakat luas, namun pada 12 Januari 2013, mayoritas anggota Komnas HAM menyetujui usulan tersebut. Dari 13 anggota Komnas, sembilan orang setuju dengan perubahan Tata Tertib tersebut. Otto Nur Abdullah hanya akan menjabat ketua hingga Maret. <ref>[http://www.portalkbr.com/berita/nasional/2456328_5486.html Komnas HAM Bantah Ketuanya Mundur]</ref>
 
Memanasnya situasi internal Komnas HAM diduga karena perebutan fasilitas dan gaji. Seorang ketua mendapat fasilitas mobil Toyota Camry, dan wakil ketua mendapat Toyota Vios. Sedangkan anggota mendapat Toyota Kijang.<ref>[http://www.portalkbr.com/berita/saga/2473534_4216.html Ontran-ontran di Komnas HAM]</ref> Gaji ketua dan anggota juga berbeda. Gaji atau honorarium ketua Komnas HAM sebesar Rp23,7 juta per bulan, wakil ketua sebesar Rp22,5 juta per bulan dan anggota Rp20,6 juta per bulan.<ref>[http://setkab.go.id/berita-8714-honor-ketua-komnas-ham-rp-23750-juta-wakil-ketua-rp-225-juta-anggota-rp-20625-juta.html Honor Ketua Komnas HAM Rp 23,750 Juta]</ref>
 
Maret 2013, Komnas HAM melakukan pemilihan untuk merotasi kepemimpinan Komnas HAM. Siti Noor Laila terpilih sebagai ketua. <ref>[http://www.tempo.co/read/news/2013/03/12/063466608/Pilih-Ketua-Baru-Komisioner-Komnas-HAM-Keminter Pilih Ketua Baru, Komisioner Komnas HAM 'Keminter']</ref> Posisi dua wakil ketua juga dirotasi, dan diisi Imdadun Rahmat dan Dianto Bachriadi.
 
Perpecahan di tubuh Komnas HAM membuat para staf yang bekerja di lembaga tersebut sempat mogok kerja. Di samping itu staf Kantor Perwakilan Komnas HAM di daerah juga mengirim petisi penolakan kepemimpinan baru. Meskipun pelayanan pengaduan kasus tetap dibuka.<ref>[http://www.portalkbr.com/berita/nasional/2519642_4202.html Konflik Internal Komnas HAM, Karyawan Mogok Layani Komisioner]</ref>
 
== Kantor perwakilan ==
Komnas HAM memiliki enam kantor perwakilan:
* Kantor Perwakilan Komnas HAM Aceh
* Kantor Perwakilan Komnas HAM Sumatera Barat
* Kantor Perwakilan Komnas HAM Kalimantan Barat
* Kantor Perwakilan Komnas HAM Sulawesi Utara
* Kantor Perwakilan Komnas HAM Maluku
* Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua.
 
== Referensi ==
Pengguna anonim