Hendrawan Supratikno: Perbedaan revisi

412 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|monarch =
|president = [[Susilo Bambang Yudhoyono]]
|governor = [[Ganjar Pranowo]]
|lieutenant = [[Heru Sudjatmoko]]
|predecessor =
|successor =
|children =
|parents =
|alma_mater = [[Universitas Kristen Satya Wacana]]
|occupation = Akademisi Tulen
|profession =
|religion = [[Kristen Protestan]]
|signature =
|website = profhendrawan.com
Pada 2004 menjadi momentum penting bagi Hendrawan. Karena di tahun tersebut ia hijrah dari kota Salatiga ke Jakarta. Persingungan dengan politik praktis ia mulai di 2004. Kedekatan dengan [[Kwik Kian Gie]] yang saat itu aktif di PDI Perjuangan membawa Hendrawan terlibat dan aktif di Megawati Center. "Di situlah saya interaksi dengan banyak politisi dan pak Taufik Kiemas yang merupakan mentor dan guru saya," kata Hendrawan.
 
Pilihan [[politik]] di [[PDI Perjuangan]], bagi Hendrawan telah ia pilih sejak memiliki hak pilih di usia 17 tahun. Ia mengklaim sejak memiliki hak pilih, sudah mencoblos PDI hingga PDI Perjuangan pasca Orde Baru. Selain itu, beliau dikenal sebagai aktivis [[Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia]] ([[GMKI]]) yang merupakan onderbouw [[Parkindo]], partai penyusun [[PDI]] dan [[PDIP]]
 
Transformasi Hendrawan yang berasal dari etnis Tinghoa tidaklah begitu sulit bagi dirinya. Struktur keluarga, lingkungan, hingga pergaulan yang pluralis membuat ia lupa etnis asalnya. "Saya tidak pernah mengaitkan kinerja dan capaian dengan suku. Bahkan saya lupa etnis saya, karena saya sudah sangat Indonesia," tegas Hendrawan.
{{indo-bio-stub}}
[[Kategori:Politikus Indonesia]]
[[Kategori:Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh Cina Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh dari Cilacap]]
[[Kategori:Tokoh dari Salatiga]]
Pengguna anonim