Buka menu utama

Perubahan

9 bita dihapus, 5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-Namun demikian +Namun)
 
=== Faktor penyebab kemunduran ===
* Konflik dengan kerajaan Kristen. Para penguasa Muslim tidak melakukan [[Islamisasi]] secara sempurna. Mereka sudah merasa puas dengan taklukannya dan membiarkan mereka mempertahankan hukum dan adat mereka, termasuk posisi hirarki tradisional, asal tidak ada perlawanan bersenjata. Namun demikian, kehadiran Muslim Arab telah memperkuat rasa kebangsaan orang-orang Kristen Iberia. Hal itu menyebabkan kehidupan negara Islam di Iberia tidak pernah berhenti dari pertentangan antara dengan kerajaan-kerajaan Kristen.
* Tidak adanya ideologi pemersatu. Kalau di tempat-tempat lain para [[muallaf]] diperlakukan sebagai orang Islam yang sederajat, di Iberia, sebagaimana politik yang dijalankan Bani Umayyah di Damsyik, orang-orang Arab tidak pernah menerima orang-orang pribumi. Setidak-tidaknya sampai [[abad ke-10]], mereka masih memberi istilah '''ibad'' dan [[Muwallad]] kepada para muallaf itu, suatu ungkapan yang dinilai merendahkan. Akibatnya, kelompok-kelompok etnis non-Arab yang ada sering menggerogoti dan merusak perdamaian. Hal itu mendatangkan dampak besar terhadap sejarah sosio-ekonomi negeri tersebut.
* Kesulitan ekonomi. Di paruh kedua masa Islam di Iberia, para penguasa membangun kota dan mengembangkan ilmu pengetahuan dengan sangat "serius", sehingga lalai membina perekonomian. Akibatnya timbul kesulitan ekonomi yang amat memberatkan dan menpengaruhi kondisi politik dan militer
604.193

suntingan