Republik di Rusia: Perbedaan revisi

36 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-Namun demikian +Namun)
k
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-Namun demikian +Namun))
 
== Status konstitusional ==
Republik-republik ini berbeda dari subjek federal dalam pengertian bahwa mereka mempunyai hak untuk menetapkan [[bahasa resmi]] mereka sendiri (Pasal  68 dari [[Konstitusi Federasi Rusia|Konstitusi Rusia]]) dan mempunyai Konstitusi mereka sendiri. Subyek-subyek federal lainnya, seperti misalnya [[krai]] (wilayah) dan [[oblast]] (provinsi), tidak mempunyai hak seperti ini. Namun demikian, seperti halnya dengan subyek-subyek federal lainnya, kedaulatan pemerintahan dalam sebuah republik tidak diakui (Pasal  3). Pemegang kekuasaan eksekutif tertinggi dari sebuah republik memiliki gelar presiden.
 
Tingkat otonomi sesungguhnya yang diberikan kepada satuan-satuan politik seperti ini berbeda-beda tetapi pada umumnya cukup luas. Dewan-dewan parlemen dari Republik-republik ini telah sering memberlakukan undang-undang yang berlawanan dengan Konstitusi Federal, dan para eksekutif Republik-republik ini cenderung sangat berkuasa. Namun demikian, otonomi ini telah cukup banyak berkurang di bawah Putin, yang berusaha memaksakan supremasi Konstitusi Federal.
 
Pembentukan tujuh "distrik federal" di atas wilayah-wilayah dan Republik-republik Rusia, dengan gubernur-gubernur yang ditunjuk oleh presiden yang bertugas mengawasi kegiatan Republik-republik ini, telah memperkuat penegakan hukum, dan rasa hormat terhadap Konstitusi, di Republik-republik. Selain itu, Putin telah memperkuat posisi dewan legislatif Republik-republik ini dan memperlemah kekuasaan eksekutifnya. Para kepala eksekutif dari Republik-republik ini kini ditunjuk oleh Presiden Rusia sendiri, tetapi nominasi Presiden harus diterima oleh parlemen republik.
 
Di kebanyakan Republik-republik ini terdapat beberapa gerakan separatis, tetapi semaunya ini umumnya tidak kuat. Namun demikian, ada dukungan yang kuat terhadap kelompok-kelompok separatis di antara bangsa-bangsa [[Tatar]], [[Bashkir]], [[Yakut]], dan sudah tentu pula [[Chechnya]]. Namun demikian, keinginan memisahkan diri ini menjadi rumit karena besarnya kehadiran kelompok-kelompok etnis lainnya di wilayah-wilayah Republik ([[Tatarstan]], [[Bashkortostan]], [[Sakha]]). (Akibat dari [[Perang Chechnya]], sedikit sekali orang non-Chechnya yang kini tinggal di [[Chechnya]]).
 
== Bekas "Republik-republik Otonom" ==
657.667

suntingan