Tanjung Raja, Ogan Ilir: Perbedaan revisi

132 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Een bankje in het v.Limburg Stirum Park langs de weg van Tandjoengradja naar Palembang, augustus 1926, TMnr 60014503.jpg|thumb|300px|Dua orang Belanda dalam taman Van Limburg Stirum di jalan dari Tanjung Raja ke Palembang (1926)]]
'''Tanjung Raja''' adalah sebuah [[kecamatan]] tertua di [[Kabupaten Ogan Ilir]], [[Sumatera Selatan]], [[Indonesia]].
Awal mulanya kecamatan ini meliputi Kecamatan Rantau Alai, Kandis, Rantau Panjang, dan Sungai Pinang. Sebelum kabupaten Ogan Ilir terbentuk Tanjung Raja akan diusulkan oleh pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir sebagai ibu kota kabupaten. Disebabkan karena letak kecamatan ini strategis terletak di jalur perlintasan timur Sumatera menjadikan wilayahnya sebagai Kota Transit, dan letaknya juga tidak berjauhan dengan ibu kota Kabupaten Ogan Komering Ilir (Kayuagung) sehingga akses menuju Kota ini menjadi lebih mudah. Salah satu yang menjadikan ''icon'' kecil kota ini adalah '''Pindang Tulang Meranjat'''-nya yang lezat dan sedap. Penduduk kecamatan Tanjung Raja mayoritas bekerja sebagai petani, dan sebagian kecil sebagai PNS serta penduduk di wilayah ini bersuku bangsa Pegagan, Komering, Kayuagung, dan jawa, sedangkan bahasa yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Palembang, Bahasa Pegagan, dan Kayuagung.
 
== Desa/kelurahan ==
Pengguna anonim