Buka menu utama

Perubahan

910 bita ditambahkan, 12 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Padrão''' (dibaca kira-kira "padraung", dengan bunyi "ng" lemah) adalah [[prasasti]] yang sekarang disimpan di [[Museum Nasional]] [[Jakarta]] ini ditemukan pada tahun 1918 ketika dilakukan penggalian untuk membangun rumah di daerah Jalan Cengkeh (dulu bernama Prinsenstraat), dekat [[Pasar Ikan]], [[Sunda Kelapa]], [[Jakarta Utara]].
 
Prasasti ini merupakan tanda perjanjian perdagangan antara [[Kerajaan PajajaranSunda]], sebagai penguasa pelabuhan Sunda Kelapa, dan armada [[Portugis]]. DibuatBertanggal pada[[21 tahunAgustus]] [[1522]], tulisannya menggunakan [[aksara Gotik]] dan berbahasa Portugis.<ref> Perjanjian ini, dinamakan "Perjanjian Sunda Kelapa", dibuat oleh utusan dagang Portugis yang dipimpin Enrique Leme dan membawa barang-barang untuk "Raja Samian" (maksudnya Sanghyang, yaitu Raja [http://news[Surawisesa]], 1521-1535).indosiar.com/news_read Ia diterima dengan baik.htm?id=49641 SitusPadrão Beritadidirikan Indosiar,di diaksesatas 7tanah Juniyang 2007]</ref>ditunjuk sebagai tempat untuk membangun benteng dan gudang bagi orang Portugis.
 
Pada dokumen perjanjian, saksi dari Kerajaan Sunda adalah ''Padam Tumungo, Samgydepaty, e outre Benegar e easy o xabandar'', maksudnya adalah "Yang Dipertuan Tumenggung, Sang Adipati, Bendahara dan Syahbandar Sunda Kelapa". Saksi dari pihak Portugis, seperti dilaporkan sejarawan Porto bernama João de Barros, ada delapan orang. Saksi dari Kerajaan Sunda tidak menandatangani dokumen, mereka melegalisasinya dengan adat istiadat melalui "selamatan".
 
==Lihat juga==
 
 
== Catatan kakiRujukan ==
* [http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=49641 Situs Berita Indosiar, diakses 6 Juni 2007]
 
* [http://buletin.melsa.net.id/news/sundakelapa.html Buletin Melsa, diakses 6 Juni 2007]
{{reflist}}
 
[[Kategori:Prasasti|Padrão]]
29.816

suntingan