Ho Chi Minh: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
Kenrick95Bot (bicara | kontrib)
k Bot: Penggantian teks otomatis (-Di tahun +Pada tahun )
Baris 58:
Untuk pertama kalinya setelah 30 tahun meninggalkan Vietnam, Ho Chi Minh kembali ke negaranya pada tahun 1941 dan mendirikan Liga untuk Kemerdekaan Vietnam (''Viet Nam Doc Lap Dong Minh'' atau ''Viet Minh''). Liga tersebut terdiri dari para nasionalis Vietnam dan kelompok komunis yang mendukung kemerdekaan Vietnam. Ketika itu, Viet Minh berjuang melawan kolonial Perancis dan Jepang yang saat itu sedang menduduki Vietnam.
 
Pada akhir [[Perang Dunia II]], Ho memimpin Viet Minh untuk secara [[Gerilya|bergerilya]] menguasai kota-kota besar di Vietnam. Pada 2 September 1945, bertempat di Lapangan Ba Dinh, Ho Chi Minh mendeklarasikan kemerdekaan Republik Demokrasi Vietnam dan dia menjabat sebagai presiden pertama. Tidak lama kemudian, Perancis berhasil menaklukkan [[Vietnam Selatan]] kembali dan mengajak kaum komunis Vietnam untuk berunding. Perundingan tersebut tidak mencapai kesepakatan dan Perancis menyerang kota [[Haiphong]] di bagian utara Vietnam hingga menewaskan ribuan orang. Sebagai tanggapan terhadap serangan tersebut, Viet Minh menyerang Perancis di kota [[Hanoi]] pada 19 Desember 1945 dan peristiwa ini menandai berawalnya [[Perang Indochina Pertama|Perang Indocina]]. Selama delapan tahun, [[Mao Zedong]] menolong [[Viet Minh]], sedangkan [[Amerika Serikat]] membantu Perancis dan pasukan anti-komunis Vietnam. Pada tahun 1954, Perancis mengalami kekalahan besar di Dien Bien Phu, barat laut Vietnam dan memulai adanya perundingan damai.<ref name="his">[http://www.history.com/this-day-in-history/vietnam-independence-proclaimed Sep 2, 1945: Vietnam independence proclaimed], History.com. A&E Television Networks, LLC. Diakses pada 13 Agustus 2013. </ref> Berdasarkan hasil perundingan Jenewa, Vietnam kemudian dibagi menjadi Vietnam Utara yang dipimpin Ho Chi Minh dan Vietnam Selatan yang dikuasai oleh Kaisar Bao Dai. Ho tidak menyetujui adanya pemisahan wilayah Vietnam. Ho sempat menyatakan diri memiliki kekuasaan atas seluruh wilayah Vietnam dan memerintahkan Viet Minh dan pasukan Vietnam Utara untuk berjuang di daerah Vietnam Selatan yang dipengaruhi oleh AmeriksaAmerika Serikat. Kemudian terjadilah perang saudara antara pendukung Ho (sebagian besar di Vietnam Utara) dan Vietnam Selatan di bawah pengaruh Amerika Serikat.<ref name="hist">[http://www.historylearningsite.co.uk/ho_chi_minh.htm HistoryLearningSite.co.uk: Ho Chi Minh], Diakses pada 13 Agustus 2013.</ref>
 
Pada akhir tahun 1950-an, Ho membentuk suatu gerakan gerilya komunis di bagian Vietnam Selatan yang bernama [[Viet Cong]]. Bersama dengan Vietnam Utara, Vietcong berhasil mengalahkan intervensi militer Amerika Serikat selama satu dekade dan bersembunyi dari Perdana Menteri Ngo Dinh Diem (pimpinan Vietnam Selatan yang didukung oleh AS) di bawah tanah.<ref name="col"/>