Buka menu utama

Perubahan

250 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
 
===Tingkatan Samadhi dalam ajaran hindu===
Dalam ajaran Hindu, samadhi dibagi menjadi lima tingkatan: laya samadhi, savikalpa samadhi, nirvikalpa samadhi, sahaja samadhi, dan mahasamadhi. Pada tingkat laya samadhi seseorang mengenal untuk pertama kalinya bentuk dari kedamaian dan kebagiaan melalui nyanyian, tarian, atau aktifitas harian lainnya. Pada fase ini seseorang mulai menumbuhkan dan mengenal bakat potensial dalam dirinya untuk melanjutkan samadhi ke tingkat berikutnya.
 
Dalam tingkatan kedua, [[savikalpa samadhi,]] sang meditator akan megalami sensasi perjalanan ruang dan waktu secara berbeda. Pada masa-masa samadhi ini, sang medtator berusaha memahami penyempurnaan samadhi. Segala macam perasaan dan pikiran-pikiran membanjiri benaknya, tetapi secara sadar dia memadamkannya.
Pada tingkat laya samadhi seseorang mengenal untuk pertama kalinya bentuk dari kedamaian dan kebagiaan melalui nyanyian, tarian, atau aktifitas harian lainnya. Pada fase ini seseorang mulai menumbuhkan dan mengenal bakat potensial dalam dirinya untuk melanjutkan samadhi ke tingkat berikutnya.
 
Dalam tingkatan kedua, savikalpa samadhi, sang meditator akan megalami sensasi perjalanan ruang dan waktu secara berbeda. Pada masa-masa samadhi ini, sang medtator berusaha memahami penyempurnaan samadhi. Segala macam perasaan dan pikiran-pikiran membanjiri benaknya, tetapi secara sadar dia memadamkannya.
 
Yang ketiga adalah Nirvikalpa Samadhi, yang mana dalam fase ini sang pertapa akan mengalami puncak kebahagiaan yang luar biasa. Dia merasakan seakan-akan dunia dan seisinya berjalan mengikuti dirinya. Seseorang biasanya dapat mengalami fase Nirvikalpa Samadhi dalam beberapa jam atau beberapa hari, dan hanya orang-orang dengan kekuatan spiritual tertinggi yang bisa mengalami hal ini. Orang dalam fase ini juga dikabarkan mengalami kesulitan untuk berkomunikasi layaknya manusia biasa.
 
== Samadhi dalam ajaran Budha ==
Samadhi diperkenalkan dalam ajaran Budha melalui Pali Canon dari tradisi Theravada dan dari berbagai aliran ajaran Budha lainnya. Dari sumber-sumber naskah yang ditemukan, ajaran mengenai samadhi pernah diterangkan pada:
Samadhi diperkenalkan dalam ajaran Budha melalui Pali Canon# sebagai salah satu dari tiga cabang utama dari jalan utama berunsur delapan ranting nasihat etika budhisme. Dari delapan ranting itu terbagi menjadi tiga cabang etika dasar: pertama kebijaksanaan yang berisi pandangan benar dan tujuan benar, lalu kedua kelakuan yang berisi bicara benar, aksi benar, dan hidup dengan benar, ketiga adalah samadhi yang berisi usaha yang benar kehati-hatian dan konsentrasi yang benar. Jadi ajaran Samadhi merupakan ajaran pokok dalam etika dasar Budha.
 
# Ritual samadhi juga masuk ke dalam tiga latihan kebenaran dasar: sila (moral dan kebajikan), samadhi, dan panna (kebijaksanaan)
# Lalu yang ketiga dari Empat Jhanna, salah satu poinnya bernama born from samadhija.
{| class="wikitable"
|-
! style="background:#eee; text-align:center;" | DivisionDivisi'''<nowiki/>'''!! style="background:#eee; text-align:center;" |Faktor delapan unsur!! style="background:#eee; text-align:center;" |AcquiredFaktor-faktor yang factorsdiperoleh
|-
| style="background:#cff;" rowspan="2" | Kebijaksanaan (Sanskrit: ''[[prajñā]]'', Pāli: ''paññā'')|| style="background:#cff;" |1. RightPandangan viewbenar || style="background:#cff;" |9. PengertianPengetahuan benaryang luas
|-
| style="background:#cff;" | 2. Pikiran benar || style="background:#cff;" |10. SuperiorPembebasan right liberationjiwa
|-
| style="background:#cfc;" rowspan="3" | Ethical conductKemoralan (SanskritSansekerta: ''[[śīla]]'', Pāli: ''sīla'')|| style="background:#cfc;" |3. Ucapan benar || style="background:#cfc;" |
|-
| style="background:#cfc;" | 4. Perbuatan benar || style="background:#cfc;" |
| style="background:#cfc;" | 5. Pencaharian benar || style="background:#cfc;" |
|-
| style="background:#fc9;" rowspan="3" | ConcentrationKonsentrasi (Sanskrit and Pāli: ''[[samādhi]]'') || style="background:#fc9;" |6. Daya upaya benar || style="background:#fc9;" |
|-
| style="background:#fc9;" | 7. Perhatian benar || style="background:#fc9;" |
| style="background:#fc9;" | 8. Konsentrasi benar || style="background:#fc9;" |
|-
|}
 
Ajaran Budha juga mengatakan jika seseorang mengalami peningkatan dalam melakukan samadhi jiwa dan pikirannya akan bersih dari segala noda, lebih tenang, damai, dan bercahaya. Selain itu, jika sang meditator memiliki daya konsentrasi yang kuat maka batinnya telah siap untuk melihat kebenaran sejati dari seisi dunia.
 
Hanya saja, di dalam ajaran Budha kebahagiaan dunia bukanlah tujuan utama dalam melakukan Samadhi, tapi tetap saja hal itu merupakan alat untuk memperoleh pencerahan. Seiring berkembangnya ilmu mengenai samadhi, aliran Budha mulai membuka berbagai macam meditasi samadhi yang berbeda-beda demi mencapai derajat ketenangan batin dibandingkan memperoleh pengetahuan sejati. Meski demikian perkembangan ajaran samadhi yang dibawakan oleh tiap-tiap aliran tidak melenceng dari Empat Pondasi Kedamaian ajaran Budha yang disebut dengan Jhana.
 
Dalam budha juga Samadhi terbagi menjadi tiga: samadhi sesaat (''khaṇikasamādhi''), akses konsentrasi (''upacārasamādhi''), dan konsentrasi tetap (''appaṇāsamādhi'').
 
 
== Samadhi dalam ajaran Sikh ==
1.571

suntingan