Sistem navigasi hiperbolik: Perbedaan revisi

tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi '{{inuseBP|BP21Danang|27 Juni 2014|24 Juni 2014}} Berkas:Hyperbelnavigation master and two slaves.svg|thumb|250px|Atas dasar perbedaan jarak dapat ditentukan ketepata...')
Tag: BP2014
 
Tag: BP2014
{{inuseBP|BP21Danang|27 Juni 2014|24 Juni 2014}}
[[Berkas:Hyperbelnavigation master and two slaves.svg|thumb|250px|Atas dasar perbedaan jarak dapat ditentukan ketepatan dua saluran, pemancar dan hiperbola penerima berada. Dengan menggabungkannya dengan saluran ketiga yang berada persimpangan parabola, sehingga [[Lokasi|Posisi]] penerima diketahui.]]
'''Sistem Navigasi Hiperbolik''' adalah [[sistem]] yang dipakai untuk memproduksi garis posisi hiperbolik (LOPs).<ref name="ans">{{en}} [http://www.answers.com/topic/hyperbolic-navigation-system| Answer.com: hyperbolic navigation system] diakses 27 Juni 2014</ref> Prinsip cara kerja sistem tersebut adalah penyamaan atau sinkronisasi [[sinyal]] yang dipancarkan oleh dua tau lebih stasiun.<ref name="Ens">{{id}}Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3206</ref> Sistem Navigasi Hiperbolik ini mengandalkan pengukuran waktu dan frekuensi sinyal.<ref name="ans"/> Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah kecepatan rambat kedua stasiun dan titik posisi stasiunnya sama.<ref name="ans"/> Stasiun pertama dan stasiun kedua memiliki fungsi yang berbeda.<ref name="Ens"/> Cara kerjanya, jika sinyal dari 2 stasiun itu datang bersamaan pada penerima di dalam pesawat yang sedang mencari suatu posisi, maka pesawat itu akan berada di garis pusat (Inggris: ''center line'') yang memiliki jarak yang sama dari kedua stasiun.<ref name="Ens"/> Ini merupakan garis bagi (pembagi) tegak lurus (Inggris: base line = bidari) yang menghubungkan kedua stasiun itu.<ref name="Ens"/> Sinyal dari salah satu stasiun yang disebut komando (Inggris: ''master'') berfungsi untuk mengontrol sinkronasi.<ref name="Ens"/> Stasiun lainnya disebut ''slave'' (ikutan). Jika sinyal dari stasiun yang satu lebih dahulu, pesawat berada dekat pada stasiun tersebut.<ref name="Ens"/> Jumlah perbedaan itu menentukan hiperbola di mana pesawat beraeda.<ref name="Ens"/> Untuk membantu navigator mengenali sinyal-sinyal komando dan ikutan, dibutuhkan berbagai metode.<ref name="Ens"/> Penetuan posisi ditentukan dengan memotong garis posisi kedua dari pasangan kedua stasiun itu, atau dengan cara tertentu misalnya oleh observasi luar [[angkasa]].<ref name="Ens"/> Dalam sistem hiperbolik apa pun, pasti diperlukan peralatan penerima dan penunjuk khusus.<ref name="Ens"/>
1.235

suntingan