Sistem pemerintahan lokal Aceh: Perbedaan revisi

k (menghapus Kategori:Aceh; menambahkan Kategori:Pemerintahan Aceh menggunakan HotCat)
Mukim merupakan suatu sistem pemerintahan setingkat [[kecamatan]] yang dahulu diberlakukan pada saat Kesultanan Aceh. Sebuah mukim terdiri dari beberapa buah desa yang disebut gampông. Di tiap-tiap mukim didirikan sebuah [[masjid]] yang dipergunakan untuk [[salat]] Jumat. Yang memimpin mesjid disebut Teungku Imum Raja (Mesjid).
Mukim dipimpin oleh Imum Mukim dan dibantu oleh suatu dewan musyawarah yang disebut Tuha Lapan.
 
=== Nanggroë ===
Nanggroë merupakan suatu sistem pemerintahan setingkat [Negara] pada masa sekarang. Dalam bahasa [[Melayu]], nanggroë disebut dengan nama [[kenegerian]]. . Sebuah nanggroë dipimpin oleh [[Wali Negara]] yang bergelar [Paduka njang Mulia]. Namun hal ini sekarang tidaklah sejalan dengan sistem hukum Indonesia sehingga wali nanggroë merupakan salah satu simbol kebudayaan Aceh.
 
=== Sagoë ===
Sagoë merupakan suatu sistem pemerintahan setingkat kabupaten pada masa sekarang. Dalam bahasa Melayu, nanggroë disebut dengan nama kenegerian. Sebuah nanggroësagoë terdiri dari mukim-mukim layaknya sekarang sebuah kabupaten terdiri dari kecamatan-kecamatan. Sebuah sagoë dipimpin oleh hulubalang yang bergelar Teuku atau disebut Ampon.
 
=== '''Nanggroë ==='''
 
Nanggroë merupakan suatu sistem pemerintahan setingkat [Negara] pada masa sekarang. Dalam bahasa [[Melayu]], nanggroë disebut dengan nama [[kenegerian]]. . Sebuah nanggroë dipimpin oleh [[Wali Negara]] yang bergelar [Paduka njang Mulia]. Namun hal ini sekarang tidaklah sejalan dengan sistem hukum Indonesia sehingga wali nanggroë merupakan salah satu simbol kebudayaan Aceh.
 
=== Kaway ===
Pengguna anonim