Kegemukan: Perbedaan revisi

558 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
Statistik
k (Bot: Penggantian teks otomatis (- jaman + zaman))
(Statistik)
 
Kegemukan adalah [[penyebab kematian yang dapat dicegah|penyebab kematian yang dapat dicegah]] paling utama di dunia, dengan [[prevalensi]] pada orang dewasa dan [[kegemukan pada anak|anak]] yang semakin meningkat, sehingga pihak berwenang menganggap kegemukan sebagai salah satu masalah [[kesehatan masyarakat]] paling serius pada abad 21.<ref name=Barn1999>{{cite journal |author=Barness LA, Opitz JM, Gilbert-Barness E |title=Obesity: genetic, molecular, and environmental aspects |journal=Am. J. Med. Genet. A|volume=143A |issue=24 |pages=3016–34 |year=2007 |month=December |pmid=18000969 |doi=10.1002/ajmg.a.32035 |url=}}</ref> Kegemukan umumnya merupakan [[Stigma berat badan|stigma]] di dunia modern (khususnya di [[Dunia barat]]), meskipun pada suatu waktu dalam sejarah, kegemukan secara luas dianggap sebagai simbol kekayaan dan kesuburan, dan masih dianggap demikian di beberapa bagian di dunia hingga sekarang.<ref name=HaslamJames/><ref name=Woodhouse/>
 
Di tahun 2013, orang ke-gemuk-an di dunia berjumlah 2.1 miliar dimana Indonesia masuk urutan 10 besar dengan orang ke-gemuk-an berjumlah 40 juta orang atau setara seluruh penduduk [[Jawa Barat]]. Tidak seperti halnya di negara maju dimana yang gemuk kebanyakan adalah laki-laki, maka di Indonesia yang gemuk kebanyakan adalah perempuan.<ref>{{cite web |url=http://health.kompas.com/read/2014/06/02/1634091/Indonesia.Masuk.10.Besar.Orang.Gemuk.Terbanyak |title=Indonesia Masuk 10 Besar Orang Gemuk Terbanyak |author=Lusia Kus Anna |date=June 2, 2014}}</ref>
 
==Klasifikasi==