Mendidih: Perbedaan revisi

1.542 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi '{{InuseBP|61Marco|15 Mei 2014|31 Maret 2014}} Mendidih adalah suatu kondisi dimana terjadi perubahan suatu zat dari fase cair menjadi fase gas.')
Tag: BP2014
 
Tag: BP2014
[[Image:Kochendes wasser02.jpg|thumb|right|Air yang mendidih dengan pemanasan menggunakan kompor]]
{{InuseBP|61Marco|15 Mei 2014|31 Maret 2014}}
Mendidih adalah suatu kondisi dimana terjadi perubahan suatu [[zat]] dari fase [[cair]] menjadi fase [[gas]].<ref name="Prasodjo et al."/> Suhu saat zat cair mendidih pada tekanan 1 [[atmosfer]] disebut titik didih.<ref name="Prasodjo et al."/> Pada saat mendidih, suhu zat cair tidak dapat bertambah lagi karena [[kalor]] yang diberikan akan digunakan untuk mengubah wujud zat cair menjadi gas.<ref name="Prasodjo et al.">Prasodjo B, Naryoko, Djannah P, Tampubolon R, Damayanti E. 2006. ''Fisika''. Yogyakarta : Yudhistira.</ref>
Mendidih adalah suatu kondisi dimana terjadi perubahan suatu zat dari fase cair menjadi fase gas.
 
==Jenis==
Mendidih dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu mendidih diam (pool boiling) dan mendidih [[alir]] (flow boiling).<ref name="Welty et al."/> Mendidih diam adalah peristiwa mendidih yang terjadi pada suatu permukaan yang dipanaskan dan terendam dalam genangan cair tanpa pengadukan.<ref name="Welty et al."/> Mendidih alir adalah peristiwa mendidih yang terjadi dalam arus yang mengalir dan permukaan yang mendidih adalah bagian dari [[lintasan]] aliran.<ref name="Welty et al."/> Aliran fase cair dan aliran fase uap yang dihubungkan dalam peristiwa mendidih alir merupakan jenis aliran dua fase yang penting.<ref name="Welty et al."/>
 
==Aplikasi==
Dengan mempelajari peristiwa mendidih, prinsipnya dapat dimanfaatkan sebagai pendingin [[reaktor]] [[nuklir]].<ref name="Welty et al."/> Aplikasi lainnya adalah pendinginan peralatan elektronik dimana ketersediaan ruang sangat menentukan.<ref name="Welty et al.">Welty JR, Wicks CE, Wilson RE, Rorrer G. 2004. ''Dasar-dasar Fenomena Transport''. Jakarta : Erlangga.</ref>
 
 
= Rujukan =
{{Reflist}}
391

suntingan