Buka menu utama

Perubahan

387 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|name = Bachtiar Chamsyah
|image = kabinet_bachtiar-c.jpg
|imagesize = 180px
|caption =
|office = [[Daftar Menteri Sosial Indonesia|Menteri Sosial Indonesia]] ke-24
|term_start = [[10 Agustus]] [[2001]]
|term_end = [[22 Oktober]] [[2009]]
|president = [[Megawati Soekarnoputri]]<br />[[Susilo Bambang Yudhoyono]]
|predecessor = [[Yustika Sjarifuddin Baharsjah]]
|successor = [[Salim Assegaf Al Jufri]]
|birth_date = {{birth date and age|1945|12|31}}
|birth_place = {{negara|Indonesia}} [[Kota Sigli, Pidie]], [[Aceh]], [[Indonesia]]
|death_date =
|death_place =
|party = [[Partai Persatuan Pembangunan]] (PPP)
|spouse occupation = [[Politisi]]
|childrenalma_mater = [[Universitas =Medan Area]]
|spouse = Roshidah Hanum (almh.)<br>Indah Hayati
|children = Roshi Ika Putri, M. Iqbal, dan Rini Irawati
|residence =
|alma_mater =
|occupation =
|religion = [[Islam]]
}}
 
'''H. Bachtiar Chamsyah, SE''' ({{lahirmati|[[Kota Sigli, Pidie]], [[Aceh]]|31|12|1945}}) adalah seorang [[politisi]] [[Indonesia]] dari [[Partai Persatuan Pembangunan]] (PPP). Ia pernah menjabat sebagai [[Menteri Sosial Republik Indonesia|Menteri Sosial Indonesia]] periode [[2001]]-[[20 Oktober]] [[2009]] dan sebelumnya sebagai Anggota [[DPR-RI]] dari PPP.<ref name="Republika">{{cite book | author=Chamsyah, Bachtiar | title=Pak Natsir yang Saya Kenal, dalam 100 Tahun M. Natsir| publisher= [[Republika]], Jakarta | year=2008 | id= }} Halaman 9.</ref>
 
== Riwayat ==
Bachtiar Chamsyah lahir pada 31 Desember 1945 di Sigli, Pidie, Aceh, putra dari pasangan berdarah [[Orang Minang|Minangkabau]] asal [[Bayua, Tanjung Raya, Agam|Bayua]], [[Maninjau, Tanjung Raya, Agam|Maninjau]], [[Kabupaten Agam|Agam]], [[Sumatera Barat]] yang merantau ke Aceh.
 
Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Roshidah Hanum,.<ref name="detik">[http://news.detik.com/read/2012/06/11/153113/1938163/10/mantan-mensos-bachtiar-chamsyah-menikah-lagi "Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Menikah Lagi"] ''[[Detik.com]]'', 11-6-2012. Diakses 17-5-2014.</ref> danPernikahan mereka telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu Roshi Ika Putri, M. Iqbal, dan Rini Irawati.<ref name="infokorupsi.com">[http://infokorupsi.com/id/korupsi.php?ac=5012&l=ungkapan-putri-bachtiar-chamsyah-ayah-sudah-lama-jadi-miliader-kalau-korupsi "Ungkapan Putri Bachtiar Chamsyah: Ayah Sudah Lama Jadi Miliader Kalau Korupsi"] ''Infokorupsi.com'', 9-2-2010. Diakses 17-5-2014.</ref>
 
Istrinya, Roshidah Hanum meninggal dunia karena penyakit kanker pada tahun 2009. Setelah menduda selama sekitar tiga tahun, ia kemudian menikah lagi pada 10 Juni 2012 dengan Indah Hayati, mantan sekretarisnya sewaktu menjadi anggota DPR-RI dan Menteri Sosial.<ref name="detik"/>
 
==== Pendidikan dan karier ====
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di [[Fakultas Ekonomi]], [[Universitas Medan Area]] pada tahun [[1997]] dan pernah menjabat [[Partai Persatuan Pembangunan|Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Persatuan Pembangunan]]. DiSewaktu aktivitasjadi sosial,pelajar ia pernah aktif di organisasi [[PII]] ([[|Pelajar Islam Indonesia]] (PII).<ref>{{cite bookKegiatannya |dalam author=Chamsyah,berorganisasi Bachtiarkemudian |mengantarkan title=Pakdirinya Natsirsempat yangmenjabat Sayasebagai Kenal,Ketua dalamMajelis 100Pertimbangan TahunPusat M.Partai NatsirPersatuan |Pembangunan.<ref publishername= "Republika, Jakarta | year=2008 | id= }} Halaman 9.<"/ref>
 
== Kontroversi ==
== Kasus Pengadaan Mesin Jahit dan Sapi Impor ==
Setelah tidak duduk di kabinet, Bachtiartim Chamsyah sering mendatangipenyidik [[Komisi Pemberantasan Korupsi|Gedung KPK]] karena tim penyidik (KPK telah) menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan mesin jahit dan impor sapi di Departemen Sosial (kini KementrianKementerian Sosial). Penetapan statusnya sebagai tersangka dikeluarkan KPK sejak pertengahan Januari 2010. Dari hasil penyidikan, dia disangka dengan pasal berlapis, yakni pasal 2 (1), pasal 3, dan pasal 11 Undang-undang No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tiga pasal tersebut mengatur penyalahgunaan kewenangan, memperkaya orang lain, dan penerimaan hadiah oleh penyelenggara negara.
 
Kasus tersebut berawal dari proyek pengadaan sekitar 6.000 unit mesin jahit semasa dia menjadi menteri pada [[2004]]. Itu terkait program pengentasan kemiskinan senilai Rp 51 miliar. Dalam pengadaan mesin jahit, Departemen Sosial bekerja sama dengan PT Ladang Sutera Indonesia (Lasindo). Dari hasil audit [[Badan Pemeriksa Keuangan]] terungkap, penerima bantuan tidak tepat sasaran. Penerima bantuan antara lain, pemilik usaha konveksi di [[Jawa Timur]] dan [[Sumatera Utara]].
 
Setelah proyek mesin jahit, Depsos kembali membuka proyek pengadaan impor sapi pada [[2006]]. Tim penyidik menemukan indikasi kerugian negara Rp 3,6 miliar dari nilai proyek senilai total Rp 19 miliar. Menurut juru bicara KPK Johan Budi SP, proyek pengadaan mesin jahit dan impor sapi melibatkan sejumlah rekanan melalui penunjukan langsung. Dengan demikian, Bachtiar diduga terlibat kasus korupsi pengadaan sapi impor asal [[Australia]] dan Mesin Jahit dalam proyek pengentasan Fakir Miskin Departemen Sosial periode 2004-2006 dengan kerugian keuangan negara mencapai RP 28,1 M . Namun Bachtiar membantah hal tersebut.
 
== Catatan kaki ==
19.351

suntingan