Penculikan aktivis 1997/1998: Perbedaan revisi

1.259 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k (←Suntingan 199.195.193.47 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 188.226.227.77)
k
Selama periode 1997/1998, KONTRAS ([[Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan]]) mencatat 23 orang telah dihilangkan oleh alat-[[alat negara]]. Dari angka itu, 1 orang ditemukan meninggal ([[Leonardus Gilang]]), 9 orang dilepaskan penculiknya, dan 13 lainnya masih hilang hingga hari ini.
 
== Korban ==
Sembilan aktivis yang dilepaskan adalah [[Desmond Junaidi Mahesa]], [[Haryanto Taslam]], [[Pius Lustrilanang]], [[Faisol Reza]], [[Rahardjo Walujo Djati]], [[Nezar Patria]], [[Aan Rusdianto]], [[Mugianto]] dan [[Andi Arief]].
 
Ke-13 aktivis yang masih hilang dan belum kembali adalah [[Petrus Bima Anugrah]], [[Herman Hendrawan]], [[Suyat]], [[Wiji Thukul]], [[Yani Afri]], [[Sonny]], [[Dedi Hamdun]], [[Noval Al Katiri]], Ismail, [[Ucok Siahaan]], [[Hendra Hambali]], [[Yadin Muhidin]], dan [[Abdun Nasser]]. Mereka berasal dari berbagai organisasi, seperti [[Partai Rakyat Demokratik]], [[PDI Perjuangan|PDI Pro Mega]], [[Mega Bintang]], dan mahasiswa.<ref>[http://www.detiknews.com/read/2005/06/14/145425/381113/10/14-korban-penculikan-yang-diyakini-sudah-meninggal Korban Penculikan yang Diyakini Sudah Meninggal]</ref><ref>[http://nasional.kompas.com/read/2011/03/07/08145646/13.Tahun.Mencari.13.Orang.Hilang 13 Tahun Mencari 13 Orang Hilang]
</ref>:
 
# [[Petrus Bima Anugrah]] (mahasiswa Unair, aktivis SMID. Hilang di Jakarta pada 30 Maret 1998)
# [[Herman Hendrawan]] (mahasiswa Unair, hilang setelah konferensi pers [[KNPD]] di YLBHI, Jakarta, 12 Maret 1998)
# [[Suyat]] (aktivis [[SMID]]. Dia hilang di Solo pada 12 Februari 1998)
# [[Wiji Thukul]] (penyair, aktivis [[JAKER]]. Dia hilang diJakarta pada 10 Januari 1998)
# [[Yani Afri]] (sopir, pendukung PDI Megawati, ikut koalisi Mega Bintang dalam Pemilu 1997, sempat ditahan di Makodim Jakarta Utara. Dia hilang di Jakarta pada 26 april 1997)
# [[Sonny]] (sopir, teman Yani Afri, pendukung PDI Megawati. Hilang diJakarta pada 26 April 1997)
# [[Dedi Hamdun]] (pengusaha, aktif di PPP dan dalam kampanye 1997 Mega-Bintang. Hilang di Jakarta pada 29 Mei 1997)
# [[Noval Al Katiri]] (pengusaha, teman Deddy Hamdun, aktivis PPP. Dia hilang di Jakarta pada 29 Mei 1997)
# Ismail (sopir Deddy Hamdun. Hilang di Jakarta pada 29 Mei 1997)
# [[Ucok Siahaan|Ucok Mundandar Siahaan]] (mahasiswa Perbanas, diculik saat kerusuhan 14 Mei 1998 di Jakarta)
# [[Hendra Hambali]] (siswa SMU, raib saat kerusuhan di Glodok, Jakarta, 15 Mei 1998)
# [[Yadin Muhidin]] (alumnus Sekolah Pelayaran, sempat ditahan Polres Jakarta Utara. Dia hilang di Jakarta pada 14 Mei 1998)
# [[Abdun Nasser]] (kontraktor, hilang saat kerusuhan 14 Mei 1998, Jakarta)
== Kesimpulan Komnas HAM ==
Kasus ini diselidiki oleh [[Komisi Nasional Hak Asasi Manusia]] berdasar UU No 26/2000 Tentang Pengadilan HAM dan hasilnya telah diserahkan ke Jaksa Agung pada [[2006]]. Tim penyelidik Komnas HAM untuk kasus penghilangan orang secara paksa ini bekerja sejak [[1 Oktober]] [[2005]] hingga [[30 Oktober]] [[2006]].
Ketika kasus ini kembali mencuat, Panglima TNI menyatakan bahwa dari hanya satu dari enam tentara yang dipecat yang telah benar-benar dipecat yaitu Mayor (inf) Bambang Kristiono. Lima tentara yang lain dinyatakan terbebas dari hukuman pemecatan, dan hukuman penjaranyapun dikurangi.
 
== Referensi ==
{{reflist}}
 
8.156

suntingan