Buka menu utama

Perubahan

4 bita ditambahkan, 5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (- hektar + hektare)
== Isu lingkungan dan praktek pembalakan ==
=== LSM & Kritik Aktivis ===
Berbagai LSM mengkritik APP atas dasar pemeliharaan lingkungan. Menurut Friends of the Earth laporan dari tahun 2005, APP telah membersihkan lebih dari 280.000 hektarhektare hutan dalam dekade terakhir, dan berencana untuk memotong 300.000 lain selama lima tahun ke depan. <ref>[http://www.foei.org/en/resources/publications/miscellaneous/clashes/indonesiatrees.html?searchterm=Indonesia indonesia trees Indonesia without trees? Record breaking logging of last rainforests] [[Friends of the Earth]]</ref>
 
Perusahaan ini telah berada di tengah-tengah banyak kontroversi lingkungan dan telah dituduh terlibat dalam [[pembalakan liar]] di Kamboja dan di [[Indonesia]]. Perusahaan ini juga dikenal karena melalaikan pembayaran utang pada tahun 2001, selama periode masalah keuangan besar-besaran di kawasan Asia Tenggara.<ref name="A forest falls in Cambodia">{{cite web|url=http://www.atimes.com/atimes/Southeast_Asia/GA06Ae01.html|author=[[Keith Andrew Bettinger]] |title=A forest falls in Cambodia|accessdate=7 June 2012}}</ref>
Pada bulan November 2007, [[Forest Stewardship Council]] (FSC) secara resmi memisahkan diri dengan APP, menyatakan tidak lagi berlakunya hak APP menggunakan logonya. Pada penghentian semua hubungan dengan FSC pada 2007, juru bicara WWF berkomentar "Ternyata perusahaan telah memutuskan untuk menjalankan kampanye propaganda global daripada melindungi hutan dengan nilai konservasi tinggi.<ref name=autogenerated2>{{cite web|url=http://www.printweek.com/news/764431/FSC-rules-upheaval-green-groups-level-accusations-APP/ |title=FSC rules in upheaval after green groups level accusations at APP &#124; printweek.com &#124; Latest Print Industry News, Jobs, Features, Product Reviews, Used Printing and Packaging Machinery |publisher=printweek.com |date=1 November 2007 |accessdate=7 June 2012}}</ref> "
 
Pada bulan Maret 2008, investigasi oleh koalisi lingkungan disebut Eyes on the Forest<ref>{{cite web|url=http://eyesontheforest.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=174&Itemid=6&lang=english |title=New APP Logging Road Threatens One of World’s Biggest Carbon-Storing Forests, Tigers; Eyes on the Forest, March 2008 |publisher=Eyesontheforest.or.id |date=22 May 2012 |accessdate=7 June 2012}}</ref> menunjukkan bukti sebuah jalan baru yang dibangun oleh APP, pos melalui semenanjung Kampar, salah satu [[hutan rawa gambut]] tropis bersebelahan terbesar di dunia, dengan lebih banyak karbon per hektarhektare dibandingkan ekosistem lain di Bumi. Penyelidikan menemukan trek di jalan baru dari [[Harimau Sumatera]] yang [[terancam punah]], yang populasinya telah dikurangi menjadi kurang dari 500 ekor. APP mengklaim bahwa itu membangun state-of-the-art, jalan beraspal untuk kepentingan masyarakat setempat, meskipun citra satelit menunjukkan bahwa jalan tidak pergi ke mana pun dekat dua pemukiman. Para penulis laporan menyatakan:<blockquote>Kami sangat mendesak APP untuk bergabung dengan jajaran bisnis yang bertanggung jawab dan melakukan operasinya dalam hukum.<ref>{{cite web|url=http://www.sciencedaily.com/releases/2008/03/080325203442.htm |title=Logging Road Threatens Rare Peat Dome, Tigers |publisher=Sciencedaily.com |date=25 March 2008 |accessdate=7 June 2012}}</ref>
</blockquote>
 
Pada Februari 2012, WWF menerbitkan daftar kertas toilet Amerika Serikat yang mungkin memiliki dampak langsung terhadap 400 harimau Sumatera yang tersisa di alam.<ref>[http://www.worldwildlife.org/sites/tigers/report-landing-page.html Don’t Flush Tiger Forests] WWF 8 February 2012</ref>
 
Untuk membantu melestarikan spesies yang terancam punah ini, APP telah menciptakan 106 000 hektarhektare tempat perlindungan, [[Senepis Buluhala Tiger Sanctuary]] dari empat perusahaan penebangan konsesi. Tempat perlindungan ini dikelilingi dan dilindungi oleh hutan produksi, di mana para pekerja terus-menerus waspada untuk penebangan liar dan kebakaran liar yang mengancam habitat Harimau Sumatera yang terancam punah.<ref>{{cite news|title=APP engaged in protecting tigers |url= http://www.thejakartapost.com/news/2010/02/22/app-engaged-protecting-tigers.html |accessdate=18 December 2013|newspaper=The Jakarta Post|date=22 February 2010}}</ref>
 
==== Penebangan ramin ====
Menurut Asia Times Online, model bisnis APP adalah salah satu taktik agresif: ternyata profil besar dengan cepat pengupasan hutan gundul, mengeksploitasi hutan kuno dan masyarakat adat, dan meninggalkan kota sebelum konsekuensi lingkungan yang dirasakan.<ref>{{cite web|url=http://www.atimes.com/atimes/Southeast_Asia/GA06Ae01.html |title=Asia Times Online :: Southeast Asia news and business from Indonesia, Philippines, Thailand, Malaysia and Vietnam |publisher=Atimes.com |accessdate=7 June 2012}}</ref>
 
Sebuah investigasi yang diterbitkan Maret 2008 oleh koalisi lingkungan bernama Eyes on the Forest<ref>{{cite web|url=http://eyesontheforest.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=174&Itemid=6&lang=english |title=New APP Logging Road Threatens One of World’s Biggest Carbon-Storing Forests, Tigers; Eyes on the Forest, March 2008 |publisher=Eyesontheforest.or.id |date=22 May 2012 |accessdate=7 June 2012}}</ref> menunjukkan bukti sebuah jalan baru yang dibangun oleh APP, pos melalui semenanjung Kampar, salah satu [[hutan rawa gambut]] tropis bersebelahan terbesar di dunia, dengan lebih banyak karbon per hektarhektare dibandingkan ekosistem lain di Bumi. Penyelidikan menemukan trek di jalan baru dari [[Harimau Sumatera]] yang [[terancam punah]], yang populasinya telah dikurangi menjadi kurang dari 500 ekor. APP mengklaim bahwa mereka membangun state-of-the-art, jalan beraspal untuk kepentingan masyarakat setempat, meskipun citra satelit menunjukkan bahwa jalan tidak pergi ke mana pun dekat dua pemukiman.
Para penulis laporan menyatakan:<blockquote>Kami sangat mendesak APP untuk bergabung dengan jajaran bisnis yang bertanggung jawab dan melakukan operasinya sesuai dengan hukum.<ref>{{cite web|url=http://www.sciencedaily.com/releases/2008/03/080325203442.htm |title=Logging Road Threatens Rare Peat Dome, Tigers |publisher=Sciencedaily.com |date=25 March 2008 |accessdate=7 June 2012}}</ref></blockquote>
 
581.948

suntingan