Tanah Suci: Perbedaan revisi

4 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
'''Tanah Suci''' ({{lang-he|ארץ הקודש}}; ''Eretz HaQodesh'' ; [[bahasa Arab|Arab]]: {{lang|ar|'''الأرض المقدسة'''}} {{transl|ar|''Al-Ard Al-Muqaddasah''}}) adalah istilah yang merujuk pada wilayah geografis di [[Levant]] yang penting bagi agama [[Yudaisme]], [[Kristen]], [[Islam]] dan [[Bahá'í]]. Tanah Suci tidak memiliki batas yang pasti, dan kini secara kasar meliputi wilayah [[Israel]], [[Palestina]], dan sebagian [[Yordania]] dan [[Lebanon]].<ref name="land">''The Land of Israel: National Home Or Land of Destiny'', By Eliezer Schweid, Translated by Deborah Greniman, Published 1985 Fairleigh Dickinson Univ Press, ISBN 0-8386-3234-3, p.56.</ref> Tanah Suci telah menjadi tujuan peziarahan keagamaan sejak zaman dulu.<ref name="land"></ref>
 
Menurut Alktiab Perjanjian Lama, tanah suci atau '''tanah perjanjian''' merupakan tanah yang Allah janjikan kepada [[bangsa Israel]] sewaktu mereka berada di Mesir.<ref name="bunga rampai">Karman, Yonky. 2012. Bunga Rampai Teologi Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hal. 77.</ref> Allah berjanji melalui [[Abraham]] dan keturunannya untuk memberikan tanah tersebut, yang disebut [[tanah Kanaan]].<ref name="bunga rampai"></ref> Janji tersebut tidak diberikan kepada Abraham dalam waktu yang singkat, bahkan Abraham pun belum dapat mengklaim tanah itu menjadi miliknya sewaktu ia hidup.<ref name="bunga rampai"></ref> Abraham dan keturunannya, termasuk bangsa Israel, selalu menunggu penggenapan janji itu, agar hidup mereka yang selama ini nomaden dapat segera berakhir.<ref name="bunga rampai"></ref>
 
== Referensi ==
332

suntingan