Buka menu utama

Perubahan

94 bita dihapus ,  5 tahun yang lalu
k
←Suntingan Karyapuisi (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Jayrangkoto
 
== Proses Kreatif ==
[http://www.karyapuisi.com/ Puisi], cerpen, dan esainya dimuat dalam ''Horison'', ''Kompas'', ''Berita Buana'', ''Republika'', ''Kedaulatan Rakyat'', ''Jawa Pos'', ''Surabaya Post'', ''Pikiran Rakyat'', ''Ulumul Qur'an'', dan lain-lain.<ref name="afrizal2"/>
 
Tema puisi [http://www.karyapuisi.com/2014/03/biografi-afrizal-malna.html/ Afrizal Malna ]yang menonjol adalah pelukisan dunia modern dan kehidupan urban, serta objek material dari lingkungan tersebut. Korespondensi objek-objek itulah yang menciptakan nuansa dan gaya puitiknya. <ref name="afrizal3">{{id}} Hatley, Barbara. ”Nation, ‘Tradition’, and Constructions of the Feminine in Modern Indonesian Literature,” pada Imagining Indonesia, ed. J. Schiller and B. Martin Schiller, hlm 93, dikutip dari Aveling, Harry. Rahasia Membutuhkan Kata: Puisi Indonesia 1966-1998 (diterjemahkan dari Secrets Need Words, Indonesian Poetry 1966-1998 oleh Wikan Satriati), IndonesiaTera, 2003, ISBN 979-9375-83-5</ref>
 
Imaji-imaji dalam kehidupan sehari-hari , secara berdampingan ditampilkan (jukstaposisi) secara gaduh, hiruk-pikuk, hampir-hampir chaotic, kacau balau, semrawut, tercermin dalam judul-judul puisinya, seperti: “Antropologi Kaleng-Kaleng Coca Cola”, “ Fanta Merah untuk Dewa-Dewa”, “Migrasi di Kamar Mandi”, “Pelajaran Bahasa Inggris Tentang Berat Badan”. Afrizal tertarik pada menemukan hubungan antara objek dalam puisi-puisinya, mencari—dalam kata-katanya sendiri—suatu “visualisasi tata bahasa atas benda-benda” (a “visual grammar of things”). <ref name="afrizal4">{{en}} [http://www.poetryinternational.org/piw_cms/cms/cms_module/index.php?obj_id=19105 Amini, Hasif. 14 Februari 2011, dikutip tanggal 26 Oktober 2011. Situs Jurnal Puisi Internasional]</ref> Intimasi hubungan rahasia antar objek-objek tersebut memberikan banyak informasi tentang puitika Afrizal. <ref name="afrizal4"/>