Buka menu utama

Perubahan

40 bita ditambahkan, 5 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|fam3=[[Bahasa Indo-Arya|Indo-Arya]]
|script= [[Devanagari|Devanāgarī]] (''de facto''), berbagai aksara [[Rumpun aksara Brahmi|berbasis]] [[Aksara Brahmi|Brāhmī]], dan [[Romanisasi bahasa Sanskerta|Abjad Latin]]
|nation=[[India]]
|agency=-
|iso1=sa|iso2=san|sil=SKT|iso3=san
}}
 
== Sejarah ==
[[Berkas:Devimahatmya Sanskrit MS Nepal 11c.jpg|right|thumb|400px|Naskah [[Devimahatmya]] pada daun [[lontar]] menggunakan [[huruf|aksara]] [[Bhujimol]] awal, berasal dari [[Bihar]] atau [[Nepal]], [[abad ke-11]].]]
[[Berkas:Sansekerta devanagari-jawa-bali.png|right|thumb|250px|Nama Sansekerta (''sanskrtam'') dengan aksara Devanagari, Jawa, dan Bali]]
Kata sifat ''{{unicode|saṃskṛta-}}'' berarti "berbudaya". Bahasa yang dirujuk sebagai ''{{unicode|saṃskṛtā vāk}}'' "bahasa yang berbudaya" secara definisi sudah selalu merupakan bahasa yang "tinggi", dipakai untuk keperluan agama dan keperluan ilmiah serta bertentangan dengan bahasa yang dipakai oleh [[rakyat jelata]]. Bahasa ini juga disebut ''deva-bhā{{Unicode|ṣ}}ā'' yang artinya adalah "bahasa Dewata". Tata bahasa Sanskerta tertua yang masih lestari ialah karangan [[Pāṇini|{{unicode|Pāṇini}}]] dan berjudulkan [[Ashtadhyayi|{{unicode|Aṣṭādhyāyī}}]] ("Tata Bahasa Delapan Bab") yang kurang lebih ditarikh berasal dari [[abad ke-5 SM]]. Tata bahasa ini terutama merupakan tata bahasa normatif atau preskriptif yang terutama mengatur cara pemakaian yang baku dan bukan deskriptif, meski tata bahasa ini juga memuat bagian-bagian deskriptif terutama mengenai bentuk-bentuk Weda yang sudah tidak dipakai lagi pada zaman Panini.
 
 
Sir William Jones, pada kesempatan berceramah kepada ''[[Asiatick Society of Bengal]]'' di Calcutta, [[2 Februari]] [[1786]], berkata:
<!--{{cquote|''"The Sanskrit language whatever be its antiquity, is of a wonderful structure; more perfect than the Greek, more copious than the [[Bahasa Latin|Latin]], and more exquisitely refined than either, yet bearing to both of them a stronger affinity, both in the roots of verbs and in the forms of grammar, than could possibly have been produced by accident; so strong, indeed, that no philologer could examine them all three, without believing them to have sprung from [[bahasa Proto-Indo-Eropa|some common source]], which, perhaps, no longer exists."''}}
-->
 
{{cquote|"Bahasa Sanskerta, bagaimanapun kekunaannya, memiliki struktur yang menakjubkan; lebih sempurna daripada bahasa Yunani, lebih luas daripada bahasa Latin dan lebih halus dan berbudaya daripada keduanya, namun memiliki keterkaitan yang lebih erat pada keduanya, baik dalam bentuk akar kata-kata kerja maupun bentuk tata bahasa, yang tak mungkin terjadi hanya secara kebetulan; sangat eratlah keterkaitan ini, sehingga tak ada seorang ahli bahasa yang bisa meneliti ketiganya, tanpa percaya bahwa mereka muncul dari sumber yang sama, yang kemungkinan sudah tidak ada."}}
 
294

suntingan