Bhatara: Perbedaan revisi

935 bita ditambahkan ,  14 tahun yang lalu
k
+ sub
(spelling: it's one way or the other)
k (+ sub)
'''BhaṭāraBhatara''' ([[Devanagari]]: '''भतरभटर''' ; ''Bhaṭāra'') dalam tradisi [[Hindu]] adalah utusan [[Brahman]] ([[Tuhan]]) sebagai pelindung umat [[manusia]]. Bhatara berasal dari kata “''bhatr''” yang berarti pelindung. Dalamdalam tradisi Hindu di [[IndonesiaHindu]], istilah. Bhatara merujuktidak kepadasepenuhnya makhluk supernatural yang memiliki kesaktian untuk melindungi manusia, danberarti [[Dewa (Hindu)|Dewa]] disamakankarena untukada haldefinisi iniyang berbeda antara Bhatara dengan Dewa. Namun dalam perkembangannya, namunistilah tidakBhatara sepenuhnyadiidentikkan demikiandengan Dewa.
 
Bhatara berjenis kelamin wanita disebut Bhatari.
 
==Pengertian Bhatara==
 
Bhatara berasal dari kata “bhatr” yang berarti pelindung. Bhatara berarti “pelindung umat manusia”. Dalam tradisi Hindu di [[Indonesia]], istilah Bhatara merujuk kepada makhluk supernatural yang memiliki kesaktian untuk melindungi manusia, dan [[Dewa (Hindu)|Dewa]] disamakan untuk hal ini, namun tidak sepenuhnya demikian.
 
==Perbedaan Bhatara dengan Dewa==
 
Dalam [[filsafat Hindu]] [[Advaita Vedanta]], [[Dewa (Hindu)|Dewa]] merupakan sinar suci atau manifestasi dari [[Brahman]]. Dalam hal tersebut, para Dewa berbeda dengan Bhatara, karena Dewa merupakan [[sinar]] suci Brahman sedangkan Bhatara merupakan utusan Yang Maha Kuasa dalam misi melindungi umat manusia dari kelaliman dan menegakkan kembali ajaran [[agama]], wujudnya berupa manusia atau hewan, contohnya: [[Awatara]], [[Kresna|Sri Kresna]], dan [[Rama|Sri Rama]].
 
==Pemakaian istilah Bhatara==
Dalam tradisi Hindu-Jawa umumnya, dan pada tradisi [[wayang|pewayangan]] khususnya, istilah Bhatara dipakai untuk merujuk kepada Dewa. Dalam tradisi [[Agama Hindu Dharma]] di [[Bali]], istilah Bhatara diucapkan “''Bêtara''”, dan disamakan atau bahkan diidentikkan dengan Dewa.
 
Dalam tradisi Hindu-Jawa umumnya, dan pada tradisi [[wayang|pewayangan]] khususnya, istilah Bhatara dipakai untuk merujuk kepada Dewa. Dalam tradisi [[Agama Hindu Dharma]] di [[Bali]], istilah Bhatara diucapkan “''Bêtara''”“Bêtarə”, dan disamakan atau bahkan diidentikkan dengan Dewa, karena sama-sama berfungsi sebagai pelindung, contohnya: [[Wisnu|Bhatara Wisnu]], [[Brahma|Bhatara Brahma]], [[Batara Kala]], dan sebagainya.
 
==Beberapa Bhatara-Bhatari dalam Agama Hindu==
===Bhatara===
* Bhatara [[Kresna]]
* Bhatara [[Rama]]
* Bhatara [[Kala]]
* Bhatara [[Ganesha]] (Bhatara Gana)
* Bhatara [[Wisnu]] – Wisnu sebagai pelindung umat manusia
* Bhatara [[Brahma]] – Brahma sebagai pelindung umat manusia
* Bhatara [[Siwa]] – Siwa sebagai pelindung umat manusia
 
===Bhatari===
* Bhatari [[Sri]]
* Bhatari [[Durga]]
* Bhatari [[Uma]]
 
==Lihat pula==
22.615

suntingan