Hermione Granger: Perbedaan revisi

26 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
k
Bot: as:হাৰমাইনি গ্ৰেইঞ্জাৰ adalah artikel bagus; kosmetik perubahan
k (clean up, replaced: merubah → mengubah using AWB)
k (Bot: as:হাৰমাইনি গ্ৰেইঞ্জাৰ adalah artikel bagus; kosmetik perubahan)
 
== Kemunculan dan Peran ==
=== Harry Potter dan Batu Bertuah ===
Hermione muncul perdana pada "[[Harry Potter dan Batu Bertuah]]" saat berusia 11, hampir 12 tahun, saat bertemu Harry dan Ron di [[Hogwarts Express]]. Pada awalnya dia digambarkan sebagai seorang murid yang "serba tahu" dan hampir menguasai semua hal kecuali permainan catur (hal yang membuat Ron merasa lebih baik darinya).
 
Di dalam kelas "Mantera Sihir", dia mendengar Ron Weasley susah payah melafalkan mantera levitasi, ''[[Wingardium leviosa]]''. Dia pun berhasil melafalkannya meskipun dengan sedikit perubahan di pengejaan huruf vokal pada akhir mantera. Namun Hermione dengan pedas mengkritik dan mempermalukannnya sehingga membuat Harry dan Ron, yang kelak akan menjadi teman terbaiknya, bermusuhan dengannya.
 
Di pesta Halloween, giliran Ron membuatnya sakit hati dengan berkomentar tentangnya sehingga membuatnya marah dan pergi menyendiri ke kamar mandi perempuan. Sementara itu, [[Professor Quirrell]] mengabarkan [[Troll]] telah masuk ke dalam sekolah, sedang berjalan menuju ke arah yang sama ke arah kamar mandi perempuan. Akhirnya Hermione bergasil ditolong oleh Harry dan Ron, yang sebelumnya harus kabur dari asrama terlebih dahulu. Ketika mereka ditemukan oleh Profesor [[Minerva McGonagall|Mcgonagall]], [[Severus Snape|Snape]] dan Quirrell, Hermione berbohong dan berdalih bahwa dia berada di dalam kamar mandi, sengaja pergi mencari [[Troll]] untuk mengalihkan perhatian dan berpikir bisa mengalahkannya sendirian. Dengan demikian dia telah menolong Harry dan Ron dari hukuman karena meninggalkan asrama, namun malh membuat dirinya sendiri yang mendapatkan hukuman. Semenjak kejadian ini, ikatan persahabatan mereka pun terjalin kembali
Kecerdasannya juga berguna saat dia berhasil mengalahkan Jerat Setan (walaupun peristiwa itu juga menunjukkan bagaimana dia berpikir sendiri di saat-saat yang sulit : saat Harry dan Ron mengatakan kepadanya bagaimana cara mengalahkan Jerat Setan), dan kemahirannya dalam hal-hal logis ditunjukannya ketika dia dan Harry terperangkap suatu kamar di mana mereka harus dengan tepat memecahkan teka-teki untuk mengidentifikasi dua minuman dari sejumlah botol ramuan yang akan membuat mereka mampu masuk ke kamar lainnya atau meninggalkan kamar tersebut. Hermione mengatakan kepada Harry bahwa ia akan menjadi ahli sihir yang besar ketika menjadikan kualitas akan keberanian dan persahabatan lebih penting dibanding "kepintaran dan buku".
 
=== Harry Potter dan Kamar Rahasia ===
Di [[Harry Potter dan Kamar Rahasia|buku kedua]], ia (bersama Ginny Weasley dan beberapa siswi Hogwarts), menyukai guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam mereka yang baru, Profesor [[Gilderoy Lockhart]]. Kemudian, dalam sebuah perselisihan antara tim [[Quidditch]] [[Gryffindor]] dan [[Slytherin]]. Draco Malfoy menyebutnya ''Darah-lumpur'' (kata penghinaan terhadap penyihir kelahiran muggle) yang hampir saja memicu perkelahian. Ketika mendengarnya, ia tampak tidak mengerti dan tidak mempedulikannya (berbeda dengan di film, di mana ia tampak tersinggung dan tahu makna "Darah-lumpur" itu sebenarnya).
 
[[Basilisk]] mengubah Hermione menjadi Batu setelah sebelumnya dia berhasil mengidentifikasi makhluk tersebut lewat riset yang dilakukannya di perpusatakaan. Walaupun hanya bisa terbaring di rumah sakit, informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat membantu Harry dan Ron dalam memecahkan misteri [[Kamar Rahasia]]. Hermione pun kembali ke kondisi semula setelah Harry berhasil membunuh basilisk tersebut. Namun ia sangat kecewa ketika mengetahui bahwa ujian akhir tahun dibatalkan akibat kejadian tersebut.
 
=== Harry Potter dan Tawanan Azkaban ===
Hermione membeli seekor kucing bernama [[Crookshanks]] yang selalu mengejar tikus peliharaan Ron, [[Scabbers]]. Sebelum tahun pelajaran dimulai, [[Minerva McGonagall|Professor McGonagall]] secara rahasia memberikannya ''Pembalik-Waktu'', alat yang membuatnya mampu kembali ke masa lampau dan mengejar kelas yang terlewat, walaupun hal ini baru diungkapkan di bab-bab terakhir. Banyak ketegangan yang muncul dalam persehabatan Hermione dan dua sahabatnya kali ini; Harry geram kepadanya karena Hermione memberi tahu McGonagall bahwa Harry mendapatkan Firebolt, yang kemudian disita untuk diperiksa terkait indikasi sihir jahat. Ron pun marah karena ia merasa bahwa Crookshanks-lah yang bertanggungjawab atas hilangnaya Scabbers, sementara Hermione keras kepala menyatakan bahwa Crookshanks tidak bersalah.
 
Ketika menggantikan [[Remus Lupin]] di kelas Pertahanan terhadap Ilmu Hitam, Snape mencap Hermione sebagai "murid sok tahu" dan memberikan penalti kepada Gryffindor setelah Hermione tanpa ditunjuk menjelasakan tentang [[werewolf]], sementara tak seorang pun bisa menjelaskannya. Ia juga berhasil dengan tepat membuat deduksi mengenai rahasia Professor Lupin setelah menyelesaikan tugas dari Snape. Sementara Crookshanks pun berhasil mengungkap Scabbers sebagai [[Peter Pettigrew]], teman [[James Potter]] dan [[Lily Potter]]. Diungkapkan pula bahwa Peter Pattigrew-lah yang membocorkan keberadaan James dan Lily Potter kepada [[Lord Voldemort]] pada malam pembunuhan mereka dan sukses melibatkan nama [[Sirius Black]] (yang terungkap sebagai wali Harry) dalam kasus pembunuhan tersebut. Berkat "Pembailk-Waktu", Hermione dan Harry mampu menyelamatkan Sirius dan hippogriff tunggangannya, [[Buckbeak]].
 
=== Harry Potter dan Piala Api ===
Hermione terkejut dan iba mengetahui penderitaan yang dialami para peri-rumah sehingga dia mendirikan S.P.E.W. (Society for the Promotion of Elfish Welfare), Yayasan untuk Peningkatan Kesejahteraan Peri, yang memperjuangkan hak-hak dasar bagi mereka. Dia menjadi pasangan dansa seorang bintang Quidditch Bulgaria, Viktor Krum, pada pesta Yule Ball<!--Do not link, as it redirects to main GoF article.--> saat dilangsungkan Turnamen Triwizard. Pada mulanya, Krum menyebut namanya sebagai ''Her-my-oh-nee''. Setelah diperbaiki, pengucapannya berubah menjadi ''Herm-own-ninny'' (pelafalan terbaik yang ia bisa), namun Hermione tak mempermasalahkannya. Kemudian dia berselisih dengan Ron karena menuduhnya telah "bersekongkol dengan musuh" merujuk pada persahabatannya dengan Krum. Di buku ini, tersirat perasaan Hermione yang sebenarnya kepada Ron ketika dia mengatakan bahwa Ron tidak bisa melihatnya "sebagai seorang perempuan", namun Krum bisa.
 
Dia mendukung Harry dalam Turnamen Triwizard dengan membantunya dalam persiapan mengerjakan setiap tugas. Pada akhir tugas kedua, Krum memintanya untuk datang ke Bulgaria bersamanya, namun dia menolaknya dengan sopan. Menjelang berakhirnya tahun ajaran tersebut, dia mengancam seorang wartawati dan [[Animagus]] ilegal, [[Rita Skeeter]], untuk memberhentikan penipuan yang telah dilakukannya dengan mempublikasikan fitnah tentang Hermione, Harry, dan [[Hagrid]] selama Turnamen Triwizard, dengan memasukkannya dalam bentuk Animagus (seekor kumbang) ke dalam sebuah toples.
 
=== Harry Potter dan Orde Phoenix ===
Hermione menjadi [[prefek]] Gryffindor bersama Ron. Dia pun berteman baik dengan [[Luna Lovegood]], namun hubungan mereka sempat tegang setelah Hermione menghina pekerjaan ayahnya (wartawan [[The Quibbler]]). Dia juga mencerca [[Lavender Brown]] karena percaya pada [[Daily Prophet]] yang menuduh Harry telah mengarang cerita tentang kebangkitan Voldemort. Pada tahun ini, Ron dan Hermione semakin banyak terlibat dalam percekcokan, seiring tumbuhnya perasaan romantis mereka terhadap satu sama lain, tanpa melupakan pertemanan mereka dengan Harry.
 
Titik balik kisah pada buku ini adalah saat Hermione menelurkan ide agar Harry secara rahasia mengajarkan sihir pertahanan kepada sekelompok murid, yang bertentangan dengan dekrit [[Kementrian Sihir]] yang mengatur pengajaran sihir pertahanan hanya sebatas teori prinsip dasar dari buku, tanpa praktek. Ide tersebut mendapat tanggapan yang baik dan kelompok tersebut menamakan diri sebagai [[Laskar Dumbledore]]. Hermione juga terlibat dalam pertarungan di [[Departmen Misteri]] dan mengalami luka serius akibat mantra dari seorang Pelahap Maut, [[Antonin Dolohov]], namun berhasil disembuhkan kemudian.
 
=== Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran ===
Guru Ramuan yang baru, Professor [[Horace Slughorn]], mengajak Hermione untak bergabung ke "Klub Slug" miliknya. Dia membantu Ron mendapatkan posisinya di tim Quidditch Gryffindor sebagai penjaga gawang dengan melontarkan mantra Confundus kepada [[Cormac McLaggen]], yang menyebabkannya gagal dalam uji coba. Perasaan Hermione terhadap Ron kian tumbuh dan dia memutuskan untuk mengundangnya pada pesta natal di kediaman Slughorn. Namun Ron justru berkencan dengan Lavender setelah mengetahui rumor bahwa Hermione telah mencium Krum saat diadakan Turnamen Triwizard. Hermione pun tak mau kalah, dia memutuskan berpasangan bersama McLaggen, namun rencananya tersebut gagal dan seketika dia meninggalkan McLaggen sendiri saat pesta masih berlangsung. Ron dan Hermione masih terus berselisih sampai akhirnya Ron menderita keracunan fatal yang membuat Hermione cukup takut dan memutuskan untuk berdamai dengannya.
 
Setelah kematian Dumbledore, Ron dan Hermione bersumpah untuk selalu berada di sisi Harry apapun yang terjadi. Sebuah sub-plot di buku ini pun mengisahkan bahwa Hermione dan Harry menjadi rival berat di kelas Ramuan. Hermione yang biasanya menjadi peringkat pertama dalam pelajaran ini, tiba-tiba dipecundangi oleh Harry dengan cara yang tak semestinya. Hal tersebut disebabkan karena Harry membuat ramuan dengan mengikuti tips dan instruksi yang berbeda, yang tetera di pinggiran buku ramuannya, yang ditulis oleh pemilik sebelumnya dari buku tersebut. Hermione pun menjadi satu-satunya dari ketiga sahabat tersebut yang berhasil lulus ujian [[Apparate]] (Ron gagal dan Harry masih terlalu muda).
 
=== Harry Potter dan Relikui Kematian ===
Di [[Harry Potter and the Deathly Hallows|buku terakhir]], diceritakan bahwa Hermione pergi menemani Harry guna menjalankan misinya; menghancurkan Hocrux-Hocrux Voldemort yang tersisa. Sebelum pergi menunaikan misi tersebut, ia memastikan keselamatan kedua orangtuanya dengan memasukkan ingatan palsu ke dalam pikiran meraka, sehingga mereka berpikir bahwa mereka adalah Wendell dan Monica Wilkins yang mempunyai ambisi untuk pindah ke Australia. Ia menadapat warisan dari Dumbledore berupa salinan buku ''"[[The Tales of Beedle the Bard]]"'', yang membantunya mengurai beberapa rahasia dari [[Relikui Kematian]]. Dia membantu mempersiakan perjalanan tersebut dengan menaruh [[Mantra Perluasan Tak Terdeteksi]] pada sebuah tas manik-manik kecil, sehingga volume tas tersebut tak terbatas dan dia bisa mengisinya dengan benda apapun yang mereka butuhkan.
 
Mantra yang dirapal Hermione berhasil menyelematkan dirinya dan Harry dari serangan Lord Voldemort dan ularnya, [[Nagini]], saat mereka berada di Godric's Hollow, meskipun pantulan dari mantra tersebut mematahkan tongkat sihir Harry. Ketika Hermione, Ron, dan Harry tertangkap oleh para Pencopet, yang memburu setiap kelahiran Muggle atas perintah Kementerian, Hermione berhasil menyamarakan wajah Harry sehingga tidak dikenali para Pencopet. Dia juga mencoba menyelematkan dirinya dari penyiksaan dengan mengaku sebagai Penelope Clearwater, mantan murid Hogwarts, yang berdarah campuran. Namun kedoknya tersebut terungkap kemudian saat mereka dibawa ke [[Malfoy Manor]], tempat di mana [[Bellatrix Lestrange]] menyiksanya dengan Kutukan Cruciatus guna membongkar informasi tentang bagaimana ketiga sahabat tersebut bisa memiliki [[pedang Godric Gryffindor]] (yang seharusnya aman berada di kotak penyimpanan Bellatrix di [[Gringotts]]). Walaupun tengah disiksa, Hermione mampu menggunakan akal cerdiknya dengan berbohong bahwa pedang tersebut palsu. Hermione, Harry, Ron dan tawaan lainnya yang berada di Malfoy Manor pada akhirnya berhasil diselamatkan oleh [[Dobby]].
 
Hermione kemudian menggunakan Ramuan Polijus untuk menyamar sebagai Bellatrix ketika trio tersebut mencoba untuk mencuri [[Piala Hufflepuff]] dari Gringotts. Mereka bertiga bergabung dengan Laskar Dumbledore dalam Perang Hogwarts. Hermione pun berhasil menghancurkan Piala Hufflepuff di Kamar Rahasia dengan taring basilisk, yang juga berarti menghancurkan satu Horcrux lainnya. Hermione dan Ron merasakan ciuman pertama mereka di tengah-tengah pertempuran. Pada pertempuran final di Aula Utama, Hermione bertarung dengan Bellatrix dengan bantuan [[Ginny Weasley]] dan Luna Lovegood. Namun mereka bertiga tak mampu mengalahkan Bellatrix sampai akhirnya [[Molly Weasley]] mengambil alih pertarungan tersebut.
 
[[Kategori:Gryffindor]]
 
{{Link GA|as}}
 
[[de:Figuren der Harry-Potter-Romane#Hermine Granger]]
158.372

suntingan