Piano: Perbedaan revisi

2 bita ditambahkan ,  7 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-di tahun +pada tahun)
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-di tahun +pada tahun))
Sejumlah pengembangan berlanjut pada abad XIX dan XX. Tegangan senar, yang semula ditetapkan 16 ton pada tahun [[1862]], bertambah menjadi 30 ton pada piano modern. Hasilnya adalah sebuah piano dengan kemampuan menghasilkan nada yang tidak pernah dibayangkan [[Frederic Chopin]], [[Ludwig van Beethoven]], dan bahkan [[Franz Liszt]].
[[Berkas:Klavier.png|thumb|left|500px|Notasi piano]]
Sebuah perkembangan nyata di abad XX (berawal dipada tahun 1930-an) adalah kehadiran [[piano elektronik]] (atau piano listrik), yang didasarkan pada teknologi [[elektroakustik]] atau metode [[digital]]. Nada suaranya terdengar melalui sebuah amplifier dan loudspeaker.
 
Dari sisi mutu suara, piano elektronik nyaris tak ada bedanya dengan piano biasa. Perbedaan terletak pada berbagai fitur yang melengkapinya. Fitur itu tentu tidak ada sama sekali dalam piano biasa. Misalnya, bisa dihubungkan dengan perangkat MIDI, komputer, alat rekam; memiliki pengatur volume, tusuk kontak untuk pendengar kepala; dan sebagainya.