Buka menu utama

Perubahan

4 bita ditambahkan ,  5 tahun yang lalu
k
Bot: Penggantian teks otomatis (-di tahun +pada tahun)
Jatinegara merupakan salah satu wilayah yang padat penduduk. Untuk kepentingan masyarakat yang berdomisili di daerah tersebut pemerintah juga mengembangkan sarana transportasi pendukung. Pada tanggal 6 April 1875 pemerintah meresmikan jalur kereta yang menghubungkan Jatinegara dengan [[Jakarta Kota]]. Pada tahun 1881, ''Stoom-ram Mij'' mengoperasikan trem uap yang menghubungkan [[Kampung Melayu]] (Meester Cornelis) dengan Kota Intan (Batavia) melewati rute [[Matraman]], Kramat, [[Senen]], Harmoni, dan Glodok.
 
6 April 1925, kereta listrik mulai beroperasi sejauh 15,6 km menghubungkan Jatinegara dengan [[Tanjung Priok]] dan sejauh 2,6 km menghubungkan Jatinegara dengan Manggarai. Untuk pengembangan perekonomian pulau Jawa, [[Daendels]] membangun jalan [[Anyer]]-[[Panarukan]]. Jatinegara merupakan salah satu kota yang dilewati jalur tersebut. Untuk mengurangi kesemrawutan, dipada tahun 1970-an pemerintah membangun terminal Kampung Melayu. [[Transjakarta]] koridor 5 (rute [[Ancol, Pademangan|Ancol]] - Kampung Melayu) dan koridor 7 (rute Kampung Melayu - [[Rambutan, Ciracas|Rambutan]]) juga melayani penduduk yang bermukim di wilayah ini. Banyaknya transportasi publik yang melintasi Jatinegara menunjukkan bahwa daerah ini merupakan wilayah penting dan cukup ramai sejak dahulu.
 
== Daftar Tempat Penting ==
* Pasar Induk Beras Cipinang
* Pasar Mester
* Pasar Rawa Bening (Bursa Batu Akik Jakarta)setelah di Renovasi dan diresmikan tgl 12 Mei 2010 oleh Gubernur DKI Jakarta, [[Fauzi Bowo]] Sekarang Lebih di kenal dengan '''Jakarta Gems Center Rawabening (JGC)''' .JGC adalah pusat pembelanjaan batu permata terbesar di Indonesia, bahkan di Asia. Terletak di jalan Bekasi Barat, didepan stasiun Jatinegara. Ada lebih dari 1,330 kios berjualan berbagai jenis batu permata, kristal, batu-batuan, cincin, fossil, bahkan barang antik dan barang-barang mistik. Setelah mengalami renovasi total dipada tahun 2010, JGC berkembang dengan pesat dan selalu dipenuhi wisatawan dari lokal maupun internasional. Setiap hari jumlah pengunjung dapat mencapai 1,000 orang dan puncaknya di hari Sabtu-Minggu. JGC relatif bersih dan aman, modern dan memiliki tempat parkir yang cukup memadai, dan terdiri dari 4 lantai
* [[Stasiun Jatinegara]]
 
612.816

suntingan