Datuk: Perbedaan revisi

181 bita dihapus ,  8 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
k (Membatalkan 1 suntingan oleh 36.76.40.183 (pembicaraan) diidentifikasi sebagai vandalisme ke revisi terakhir oleh MerlIwBot. (TW))
Tag: menghilangkan referensi [ * ]
 
== Asal-usul ==
Datuk atau Datuak atau Dato' berasal dari [[kata bahasa Sanskerta]]melayu yaituadalah '''datu'''panggilan yang tersusun dari kata ''da'' atau ''ra''kepada berartipria ''yang mulia''paling dansenior ''to''sebuah artinya ''orang'' sehingga dapat bermakna sama dengan [[raja]]<ref>Navis A.Akeluaraga., (1984),Ia ''Layarjuga Terkembangbisa Jadimerujuk Guru:kepada Adatpanggilan dannama Kebudayaanseorang Minangkabau'', Jakarta: PT. Grafiti Pers.</ref>ketua. Selanjutnya hal ini dapat juga dirujuk dari [[Prasasti Telaga Batu]], dimana pada baris 11 terdapat kata ''kedatuan'' yang ditafsirkan sama dengan ''kedaton'' atau ''keraton'' yakni ''istana raja'', sehingga kedatuan dapat disamakan dengan ''wilayah datu''.<ref>Slamet Muljana, (2006), ''Sriwijaya'', Yogyakarta: LKIS. ISBN 979-8451-62-7.</ref>. Selanjutnya kata datu ini berubah penuturan menjadi "datuk", suatu gelaran yang masih digunakan sampai saat ini di [[Minangkabau]], [[Malaysia]], [[Brunei]] dan Filipina Selatan.
 
== Datuk di Minangkabau ==
Pengguna anonim